Alarm Bahaya Kebakaran di Kerinci,Lebih dari 40 Kasus Terjadi Sepanjang 2026

Alarm Bahaya Kebakaran di Kerinci,Lebih dari 40 Kasus Terjadi Sepanjang 2026

Jumlah Kasus kebakaran di Kabupaten Kerinci

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Kasus kebakaran di Kabupaten Kerinci terus menjadi perhatian sepanjang 2026. Hingga awal September, petugas pemadam kebakaran mencatat lebih dari 40 kejadian di berbagai wilayah.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kerinci, Siswadi, mengatakan petugas menangani kebakaran dengan beragam objek. Mulai dari rumah warga hingga lahan perkebunan.

Menurut Siswadi, kebakaran rumah masih mendominasi laporan yang masuk ke petugas. Sementara itu, kebakaran lahan perkebunan juga muncul di sejumlah wilayah.

“Kebanyakan kebakaran terkadi kebakaran rumah warga,”Kata Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kerinci, Siswadi,Jumat 04 September 2026

Selain itu, petugas menemukan arus pendek listrik sebagai salah satu penyebab utama kebakaran. Kondisi tersebut membuat masyarakat perlu meningkatkan perhatian terhadap keamanan instalasi listrik di rumah.

Warga Diminta Cek Instalasi Listrik

Siswadi mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa kondisi instalasi listrik. Warga juga perlu memastikan kabel, colokan, dan berbagai peralatan elektronik tetap dalam kondisi aman.

“Warga kami minta untuk rutin,memeriksa instalasi listrik mereka,apalagi sudah lama maka harus mengganti dengan yang baru,demi keselamatan,”Ujarnya

Lebih lanjut, masyarakat sebaiknya tidak menggunakan kabel atau colokan yang sudah rusak. Warga juga perlu menghindari penggunaan terlalu banyak peralatan elektronik pada satu sumber listrik.

Dengan jumlah kejadian yang sudah menembus 40 kasus, kewaspadaan masyarakat menjadi semakin penting. Karena itu, warga perlu segera memperbaiki instalasi listrik yang bermasalah.

Selain melakukan pemeriksaan secara berkala, masyarakat juga perlu meningkatkan perhatian saat meninggalkan rumah. Pastikan seluruh peralatan elektronik yang tidak digunakan sudah dalam kondisi mati.

Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko kebakaran. Dengan kewaspadaan bersama, masyarakat dan petugas pemadam kebakaran dapat menekan potensi kebakaran di Kabupaten Kerinci.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *