Viral Komentar soal Pasien BPJS,Nakes Akui Salah dan Minta Maaf

ilustrasi tenaga kesehatan
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Perawat Widhiyarini Pangestika akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka setelah komentarnya kepada almarhum Yurizal memicu kecaman luas di media sosial. Melalui akun Threads pribadinya, ia mengakui kesalahan dan menyatakan penyesalan atas ucapan yang dianggap melukai keluarga korban.
Sebelumnya, Widhiyarini menanggapi unggahan Yurizal yang mengeluhkan belum memperoleh ruang perawatan selama delapan jam karena menggunakan BPJS. Dalam balasannya, ia menulis, “Potong aja kak nadinya nanti juga cepet dapet ruangan.”Di kutip dari Berita satu

Komentar nakes bernama Widhiyarini Pangestik di Threads. (Threads)
Komentar tersebut langsung menuai kritik dari warganet. Reaksi publik semakin besar setelah Yurizal meninggal dunia.
Dalam pernyataan tertulisnya, Widhiyarini lebih dulu menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Ia berharap Yurizal mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan dan keluarga yang ditinggalkan memperoleh ketabahan.
Widhiyarini kemudian meminta maaf kepada keluarga atas komentar yang ia unggah pada 25 Juli 2026. Ia mengakui ucapannya menambah kesedihan keluarga yang sedang berduka.
Selain itu, ia mengakui komentarnya tidak mencerminkan etika, empati, maupun profesionalisme sebagai tenaga kesehatan. Ia menyadari setiap tenaga medis harus menjaga sikap dan tutur kata, terutama saat menanggapi keluhan pasien.
Widhiyarini juga menyampaikan permohonan maaf kepada instansi tempatnya bekerja. Menurutnya, tindakannya telah memengaruhi citra dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi tersebut.
Dalam penutup pernyataannya, Widhiyarini menyampaikan penyesalan mendalam. Ia berjanji akan lebih berhati-hati dalam bersikap dan tidak mengulangi kesalahan serupa.
Permintaan maaf itu mendapat tanggapan dari adik almarhum Yurizal. Ia mengapresiasi iktikad baik yang ditunjukkan Widhiyarini dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
“Kami sekeluarga berterima kasih atas iktikad baiknya. Saya berharap ke depan lebih bijak dalam berbicara dan menyaring setiap ucapan,” tulisnya.
Ia juga mengajak warganet menghentikan hujatan terhadap Widhiyarini. Menurutnya, langkah tersebut dapat mencegah persoalan semakin berkepanjangan dan memberi ruang bagi keluarga untuk melewati masa duka dengan tenang.



