Jalan Inpres Tembus Tiga Desa di Kerinci, Petani Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Jalan Inpres Tembus Tiga Desa di Kerinci, Petani Kini Lebih Mudah Angkut Hasil Panen

Tim BPJN Provinsi Jambi Lakukan Pemantuan Jalan Inpres

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Program Jalan Instruksi Presiden atau Jalan Inpres mulai membawa perubahan bagi masyarakat di Kabupaten Kerinci, Jambi. Salah satu manfaatnya terasa di Kecamatan Danau Kerinci setelah pemerintah memperbaiki jalan yang menghubungkan tiga desa.

Jalan sepanjang lebih dari 5 kilometer tersebut menghubungkan Desa Sanggaran Agung, Desa Koto Baru, dan Desa Talang Kemulun. Warga kini memiliki akses yang lebih baik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari sekaligus mengangkut hasil pertanian.

Puluhan Tahun Menanti Jalan Diperbaiki

Kepala Desa Talang Kemulun Radial mengatakan perbaikan jalan tersebut sangat penting bagi warga. Jalan itu menjadi satu-satunya akses keluar masuk masyarakat sekaligus jalur utama untuk membawa hasil pertanian.

Menurut Radial, kondisi jalan sebelumnya menyulitkan warga. Kerusakan yang berlangsung selama puluhan tahun membuat perjalanan warga tidak nyaman, terutama saat kendaraan mengangkut hasil panen.

“Perbaikan jalan ini sangat membantu masyarakat. Jalan ini merupakan akses utama warga untuk keluar masuk desa dan membawa hasil pertanian,” ujar Radial.

Ia berharap pemerintah terus memperhatikan kondisi jalan tersebut. Warga juga siap ikut menjaga infrastruktur agar manfaat pembangunan dapat bertahan lebih lama.

BPJN Minta Warga Ikut Menjaga Jalan

Asisten Pelaksana dan Pengawasan Satuan Kerja Wilayah Dua BPJN Provinsi Jambi, Agus Pardede, mengatakan pihaknya telah melihat langsung pembangunan Jalan Inpres yang menghubungkan tiga desa tersebut.

Menurut Agus, keberadaan infrastruktur jalan harus mendapat dukungan masyarakat. Warga dapat menjaga kondisi jalan dengan menghindari aktivitas yang berpotensi merusak badan jalan.

“Kami berharap masyarakat bisa memanfaatkan jalan ini dengan baik dan ikut menjaganya. Infrastruktur ini harus kita rawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” kata Agus Pardede.

Akses Pertanian Semakin Mudah

Sebelum pemerintah memperbaiki jalan tersebut, warga menghadapi persoalan saat membawa hasil pertanian dari lahan menuju lokasi penjualan. Jalan yang rusak membuat perjalanan lebih lambat dan meningkatkan risiko kerusakan kendaraan.

Kini, kondisi jalan yang lebih baik membuat kendaraan warga lebih mudah melintas. Petani juga memiliki akses yang lebih nyaman untuk membawa hasil panen.

Perbaikan tersebut tidak hanya memperlancar mobilitas masyarakat. Akses jalan yang semakin baik juga membuka peluang bagi aktivitas ekonomi warga di tiga desa.

Program Jalan Inpres pun memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Infrastruktur yang sebelumnya menjadi keluhan selama bertahun-tahun kini mulai mendukung aktivitas warga, khususnya sektor pertanian yang menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat setempat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *