Mau Masuk IPDN,1.410 Formasi Disiapkan, Seleksi SKD Akan Segera Di gelar

Mau Masuk IPDN,1.410 Formasi Disiapkan, Seleksi SKD Akan Segera Di gelar

IST Kampus IPDN Jatinangor dinobatkan sebagai kampus pusat pendidikan kepamong prajaan di lingkungan Kementrian Dalam Negeri.

INDOSBERITA.ID.JAWA BARAT – Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjadi salah satu sekolah kedinasan dengan peluang penerimaan terbesar pada seleksi tahun 2026. Sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri itu menyiapkan 1.410 formasi bagi calon peserta didik yang ingin meniti karier sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Angka tersebut menjadi kuota terbesar dalam penerimaan sekolah kedinasan tahun ini. Secara nasional, pemerintah menyediakan 4.770 formasi untuk sembilan instansi penyelenggara sekolah kedinasan.

Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Agustus

Pemerintah berencana mengumumkan pembukaan seleksi sekolah kedinasan pada Agustus 2026. Calon peserta bisa mengikuti pendaftaran melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) BKN.

Informasi mengenai persyaratan, jadwal, tahapan seleksi, dan ketentuan pendaftaran tersedia melalui portal tersebut. Calon peserta perlu memastikan seluruh informasi berasal dari kanal resmi.

Pihak berwenang juga mengingatkan masyarakat agar tidak percaya pada pihak yang menawarkan jalur khusus atau menjamin kelulusan.

Kuota 2026 Meningkat

Penerimaan tahun ini menyediakan 4.770 formasi sekolah kedinasan. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya mencapai 3.257 formasi.

Selain IPDN, sejumlah sekolah kedinasan lain turut memperoleh alokasi. Kementerian Perhubungan mendapat 891 formasi untuk 22 sekolah kedinasan, sedangkan PKN-STAN Kementerian Keuangan memperoleh 1.000 formasi.

Politeknik Siber dan Sandi Negara BSSN menyediakan 50 formasi. Politeknik Statistika STIS BPS mendapat 564 formasi.

Berikutnya, Politeknik Pengayoman Indonesia Kementerian Hukum memperoleh 250 formasi. Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mendapat 375 formasi.

STMKG BMKG menyediakan 130 formasi. Sementara Sekolah Tinggi Intelijen Negara BIN mendapat 100 formasi.

SKD Berlangsung dengan CAT

Pemerintah menargetkan pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) pada September 2026. Peserta akan mengerjakan ujian melalui metode Computer Assisted Test (CAT).

Sistem CAT membantu menjaga transparansi proses seleksi. Metode tersebut juga mempersempit peluang terjadinya kecurangan selama ujian.

Materi SKD mencakup Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).

Peserta yang memenuhi ketentuan SKD kemudian melanjutkan seleksi khusus sesuai aturan masing-masing sekolah kedinasan.

Menteri PANRB Ingatkan Peserta Hindari Calo

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini meminta calon peserta mempersiapkan diri secara matang.

Rini menilai sekolah kedinasan bukan sekadar pintu menuju profesi ASN. Pendidikan tersebut juga membentuk kompetensi, integritas, dan kedisiplinan generasi muda untuk menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Seleksi sekolah kedinasan bukan hanya tentang kesempatan menjadi ASN, tetapi juga tentang mempersiapkan diri untuk menjadi pribadi yang kompeten, integritas, dan disiplin dalam pengabdian untuk masyarakat,” ujar Rini di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Selain persiapan akademik, peserta dan orang tua perlu menghindari pihak yang menawarkan jaminan kelulusan. Proses seleksi berjalan melalui mekanisme resmi dan kompetitif.

Calon peserta sebaiknya mengandalkan kemampuan sendiri, mempelajari materi ujian, serta mengikuti seluruh tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *