Kejari Sungai Penuh Bangun Benteng Kerukunan, Libatkan Tokoh Agama hingga Aparat Keamanan

Kejari Sungai Penuh Bangun Benteng Kerukunan, Libatkan Tokoh Agama hingga Aparat Keamanan

Kejari Sungai Penuh Pererat Kolaborasi, Fokus Cegah Hoaks, Radikalisme, dan Intoleransi

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga kondusivitas wilayah. Upaya itu diwujudkan melalui Rapat Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan Masyarakat (PAKEM). Kegiatan berlangsung di Aula Kejari Sungai Penuh, Selasa (4/8/2026).

Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kejaksaan Negeri Sungai Penuh, Moehargung Al Sonta, S.H., M.H., memimpin rapat. Kepala Seksi Intelijen Roby Novan Ronar, S.H., M.H., turut mendampingi jalannya kegiatan.

Rapat tersebut dihadiri perwakilan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, unsur TNI-Polri, Kementerian Agama, Kesbangpol, FKUB, MUI, lembaga adat, tokoh agama, serta instansi terkait dari Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Bangun Sinergi Antarlembaga

Rapat PAKEM menjadi forum untuk menyatukan langkah seluruh instansi. Peserta membahas perkembangan aliran kepercayaan dan berbagai isu keagamaan di tengah masyarakat.

Seluruh peserta juga memperkuat koordinasi dan mempercepat pertukaran informasi. Langkah tersebut bertujuan mengantisipasi setiap potensi persoalan sejak dini.

Kejari Sungai Penuh menilai kerja sama lintas sektor menjadi kunci untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Antisipasi Radikalisme dan Konflik Sosial

Peserta rapat membahas berbagai strategi pencegahan konflik sosial. Mereka juga mengevaluasi upaya menghadapi penyebaran paham radikalisme dan intoleransi.

Seluruh instansi sepakat meningkatkan kewaspadaan melalui sistem deteksi dini yang lebih efektif. Dengan cara itu, setiap potensi gangguan dapat segera di tangani sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.

Dorong Literasi Digital dan Kerukunan Umat

Forum PAKEM juga mendorong peningkatan literasi keagamaan dan literasi digital. Tujuannya agar masyarakat semakin bijak menerima maupun menyebarkan informasi.

Peserta rapat sepakat memperkuat pengawasan terhadap aktivitas keagamaan sesuai ketentuan yang berlaku. Mereka juga meningkatkan pengawasan terhadap penyebaran informasi di media digital.

Langkah tersebut di harapkan mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Selain itu, upaya tersebut juga mempererat kerukunan antarumat beragama di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci.

Rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi demi menjaga wilayah tetap damai, harmonis, dan kondusif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *