Resep Kue Rangin Tradisional yang Gurih dan Renyah, Jajanan Kelapa Khas Indonesia

Resep Kue Rangin Tradisional yang Gurih dan Renyah, Jajanan Kelapa Khas Indonesia

Foto: Pinterest / Nanda Indriana

INDOSBERITA.ID.KULINER – Kue Ragin kembali menjadi perbincangan di kalangan pencinta kuliner tradisional. Jajanan khas Indonesia yang memiliki cita rasa gurih dan aroma kelapa yang kuat ini kembali diminati masyarakat, terutama di tengah tren makanan berbahan alami dan resep rumahan.

Di berbagai daerah, Kue Rangin dikenal sebagai salah satu jajanan pasar yang sederhana namun memiliki rasa khas. Perpaduan tepung beras, kelapa parut, dan santan menghasilkan tekstur lembut di bagian dalam serta sedikit renyah di bagian luar.

Jajanan Tradisional yang Tetap Bertahan

Kue Rangin banyak di temukan di Pulau Jawa dan biasanya di jual oleh pedagang kaki lima menggunakan cetakan khusus berbentuk setengah lingkaran. Meskipun kini banyak makanan modern bermunculan, Kue Rangin tetap memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat karena rasanya yang autentik dan bahan-bahannya yang mudah ditemukan.

Popularitasnya kembali meningkat seiring dengan minat masyarakat terhadap kuliner Nusantara dan makanan tradisional yang minim bahan pengawet.

Bahan dan Resep Kue Rangin

Untuk membuat Kue Rangin tradisional di rumah, bahan-bahan yang di perlukan cukup sederhana, yaitu:

  • 250 gram tepung beras

  • 200 gram kelapa parut muda

  • 500 ml santan

  • 1 sendok teh garam

  • Sedikit minyak untuk mengoles cetakan

  • Gula pasir atau gula halus sebagai taburan (opsional)

Cara Membuat Kue Rangin

  • Campurkan tepung beras, kelapa parut, dan garam hingga merata.

  • Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil di aduk hingga adonan memiliki tekstur yang pas, tidak terlalu cair.

  • Panaskan cetakan Kue Rangin dan olesi dengan sedikit minyak.

  • Tuangkan adonan ke dalam cetakan, lalu masak dengan api sedang hingga bagian bawah berwarna kecokelatan.

  • Angkat Kue Rangin dan sajikan hangat dengan taburan gula sesuai selera.

Rahasia Kue Rangin yang Lezat

Menurut para pembuat Kue Rangin, penggunaan api sedang menjadi kunci utama untuk menghasilkan kue yang sempurna. Api yang terlalu besar dapat membuat bagian luar cepat gosong, sedangkan bagian dalam belum matang. Sebaliknya, api sedang memungkinkan kue matang merata dengan aroma kelapa yang lebih kuat.

Kue Rangin paling nikmat di sajikan dalam keadaan hangat. Rasa gurih dari santan dan kelapa berpadu dengan manisnya gula, menciptakan cita rasa khas yang membuat jajanan ini tetap di gemari dari generasi ke generasi.

Peluang Usaha Kuliner Tradisional

Selain menjadi camilan keluarga, Kue Rangin kini juga mulai di kembangkan sebagai peluang usaha kuliner. Banyak pelaku UMKM menghadirkan inovasi baru dengan menambahkan topping seperti keju, cokelat, atau gula merah. Meski demikian, bahan dasar tradisional tetap di pertahankan agar cita rasa asli Kue Rangin tidak hilang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *