Kasus TB di Sungai Penuh Capai 174 pada 2026, Dinkes Gencarkan Deteksi dan Pengobatan
oleh Asep Sanjaya ·

Batuk Terus menerus salah satu gejala TBC
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh terus mempercepat penuntasan kasus Tuberkulosis atau TB di wilayahnya. Upaya tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional pemerintah untuk mengakhiri kasus TB di seluruh daerah di Indonesia.
Di nkes Sungai Penuh Gencarkan Penanganan TB
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Yefrizal, mengatakan bahwa langkah percepatan penanganan TB merujuk pada Peraturan Presiden tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Melalui kebijakan tersebut, pemerintah menargetkan Indonesia bebas dari kasus TB pada tahun 2030.
“Pemerintah menargetkan pada tahun 2030 Indonesia sudah bebas dari kasus Tuberkulosis. Karena itu, kami terus memperkuat deteksi dini, pemeriksaan, dan pengobatan bagi pasien TB di Kota Sungai Penuh,” ujar Yefrizal.Selasa 21 Juli 2026
432 Kasus TB pada 2025
Yefrizal menjelaskan, pada tahun 2025 tercatat sebanyak 432 kasus TB di Kota Sungai Penuh. Sementara pada tahun 2026, hingga saat ini telah di temukan sebanyak 174 kasus.
Data tersebut menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh dalam mempercepat penanganan penyakit menular tersebut. Berbagai upaya terus di lakukan, mulai dari pelacakan kasus, pemeriksaan kesehatan, hingga pendampingan pasien selama menjalani pengobatan.
Pengobatan 6 hingga 9 Bulan
Pasien Tuberkulosis yang menjalani pengobatan akan mengikuti program pengobatan selama enam hingga sembilan bulan, tergantung pada kondisi masing-masing pasien. Kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan di nilai sangat penting agar TB dapat sembuh total dan tidak menular kepada orang lain.
Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh juga mengimbau masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala TB, seperti batuk berkepanjangan lebih dari dua minggu, demam, penurunan berat badan, dan berkeringat pada malam hari.
Dengan deteksi dini dan pengobatan yang tepat, pemerintah berharap angka kasus TB di Kota Sungai Penuh dapat terus di tekan sehingga target Indonesia bebas TB pada tahun 2030 dapat tercapai.



