Kasus Peretasan Bank Jambi Temui Titik Terang, Hasil Audit IBM Segera Diserahkan ke Direksi

Gedung Mahligai 9 Bank Jambi, di Telanaipura, Kota Jambi | foto : ist
INDOSBERITA.ID.JAMBI – Proses audit forensik atas insiden serangan siber yang sempat mengganggu layanan digital Bank Jambi memasuki tahap akhir. Tim auditor independen kini merampungkan laporan final sebelum menyerahkannya kepada jajaran direksi.
Komisaris Bank Jambi, Sudirman, mengatakan tim dari IBM telah menyelesaikan sebagian besar rangkaian audit forensik. Menurutnya, dewan komisaris juga telah menerima pemaparan awal mengenai hasil investigasi tersebut.
“Audit forensiknya sudah sampai pada tahap kesimpulan akhir. Kami sudah bertemu dengan tim IBM yang melakukan audit. Sekarang tinggal proses finalisasi saja,” ujar Sudirman.
Ia menjelaskan, hasil sementara audit telah menggambarkan kronologi serangan siber, penyebab insiden, serta mekanisme yang digunakan pelaku. Tim auditor juga telah mengidentifikasi pihak yang diduga bertanggung jawab dan menyusun rekomendasi untuk memperkuat sistem keamanan Bank Jambi.
“Secara umum sudah ada gambaran awal mengenai penyebabnya, siapa yang bertanggung jawab, serta mekanisme penanganan dan tindak lanjut untuk mengatasi insiden siber ini,” katanya.
Meski demikian, Sudirman belum bersedia menyimpulkan apakah insiden tersebut terjadi akibat kelemahan manajemen, kelalaian individu, atau faktor lainnya. Ia menegaskan, pihaknya menunggu laporan akhir sebelum mengambil kesimpulan resmi.
“Kami belum bisa memutuskan apakah itu merupakan kesalahan manajemen atau kesalahan personal, karena hasil auditnya masih dalam proses finalisasi,” ujarnya.
Laporan final dari IBM nantinya menjadi dasar bagi direksi Bank Jambi untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk penguatan sistem keamanan digital dan mitigasi agar insiden serupa tidak kembali terjadi.
Di sisi lain, Kepolisian Daerah Jambi membantah informasi yang beredar mengenai penangkapan pelaku pembobolan sistem Bank Jambi. Polisi menegaskan hingga saat ini belum ada penangkapan terkait kasus tersebut.
Sebagai informasi, serangan siber terhadap sistem layanan Bank Jambi terjadi pada akhir Februari 2026 dan sempat mengganggu operasional layanan perbankan. Belakangan, muncul informasi di media sosial yang menyebut aparat telah menangkap pelaku, namun kabar tersebut di pastikan tidak benar oleh pihak kepolisian.
Sumber:Tribunjambi



