Kabut Asap Kepung Kerinci,Penjualan Masker Ikut Melonjak

Kabut Asap Kepung Kerinci,Penjualan Masker Ikut Melonjak

Foto Ilustrasi

INDOSBERITA.ID, KERINCI – Kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh, Jambi, tak hanya mengganggu aktivitas masyarakat. Kondisi ini juga mendorong warga berburu masker untuk mengurangi paparan asap saat beraktivitas di luar ruangan.

Sejumlah apotek merasakan peningkatan permintaan masker sejak kabut asap melanda wilayah tersebut. Warga mulai mencari perlindungan tambahan, baik untuk orang dewasa maupun anak-anak.

Rizki, pemilik apotek di kawasan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, mengatakan penjualan masker mengalami peningkatan seiring kondisi udara yang berkabut.

“Sejak kabut asap muncul, permintaan masker meningkat. Dalam sehari, kami bisa menjual beberapa boks masker untuk kebutuhan orang dewasa maupun anak-anak,” ujar Rizki.Jumat 16 Oktober 2026.

Masker dan Obat-obatan Ikut Diburu

Selain masker, Rizki juga melihat peningkatan permintaan sejumlah obat-obatan. Kondisi tersebut menunjukkan masyarakat mulai mengantisipasi gangguan kesehatan yang mungkin muncul ketika terpapar asap.

Menurutnya, kebutuhan warga terhadap produk kesehatan turut mendorong aktivitas penjualan di apotek selama kabut asap menyelimuti wilayah Kerinci.

“Tidak hanya masker, permintaan obat-obatan juga cukup tinggi. Masyarakat mulai lebih memperhatikan kebutuhan kesehatan di tengah kondisi kabut asap seperti sekarang,” katanya.

Peningkatan penjualan tersebut turut mendongkrak pendapatan apotek. Namun, di balik kenaikan permintaan produk kesehatan itu, masyarakat tetap perlu mewaspadai dampak paparan asap terhadap tubuh.

Warga Diminta Kurangi Paparan Asap

Kabut asap dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki gangguan pernapasan. Karena itu, masyarakat perlu membatasi aktivitas di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Warga juga sebaiknya menggunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel, menghindari aktivitas fisik berat di luar ruangan, serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami sesak napas atau keluhan pernapasan yang memburuk.

Peningkatan permintaan masker di kawasan Kayu Aro menjadi salah satu gambaran bagaimana kabut asap memengaruhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Di tengah kondisi tersebut, kewaspadaan dan upaya menjaga kesehatan menjadi hal penting sembari menunggu kualitas udara kembali membaik.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *