Harga Sawit Riau Kembali Menguat, TBS Usia 9 Tahun Capai Rp3.785 per Kg

Petani Sawit Indonesia
INDOSBERITA.ID.RIAU – Petani kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau kembali memperoleh kabar menggembirakan. Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit periode 17–23 Juni 2026 resmi mengalami kenaikan setelah ditetapkan melalui rapat tim penetapan harga yang difasilitasi Dinas Perkebunan Provinsi Riau.
Kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok tanaman sawit berumur 9 tahun yang naik sebesar Rp17,36 per kilogram atau sekitar 0,46 persen dibandingkan periode sebelumnya. Dengan kenaikan tersebut, harga TBS untuk kelompok umur 9 tahun kini mencapai Rp3.785,88 per kilogram.
Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menjelaskan bahwa penetapan harga minggu ini telah mengacu pada regulasi terbaru, yakni Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.
Menurutnya, penyesuaian harga dilakukan berdasarkan tabel rendemen terbaru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati oleh tim penetapan harga.
“Untuk periode ini, harga pembelian TBS petani mengalami kenaikan menjadi Rp3.785,88 per kilogram. Harga cangkang ditetapkan sebesar Rp19,15 per kilogram, sementara indeks K yang digunakan sebesar 93,30 persen,” ujar Supriadi.
Ia menambahkan, tren kenaikan harga turut dipengaruhi oleh meningkatnya harga jual minyak sawit mentah (CPO) yang naik sebesar Rp231,87 dibandingkan pekan sebelumnya. Sebaliknya, harga inti sawit (kernel) tercatat mengalami penurunan sebesar Rp654,23 per kilogram.
Dalam proses penetapan harga, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) dilaporkan tidak melakukan transaksi penjualan pada periode berjalan. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila kondisi tersebut terjadi maka harga CPO dan kernel yang digunakan mengacu pada harga rata-rata tim. Jika memenuhi validasi tertentu, harga yang digunakan berasal dari rata-rata KPBN.
Berdasarkan data yang digunakan dalam perhitungan pekan ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.281 per kilogram, sedangkan harga rata-rata kernel KPBN berada di angka Rp12.475 per kilogram.
Kenaikan harga ini diharapkan dapat memberikan tambahan pendapatan bagi petani sawit plasma di Riau, sekaligus menjadi dorongan positif bagi sektor perkebunan yang masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.



