Brimob Polda Sumut Pecat 10 Personel, Penggelapan dan Narkoba Jadi Sorotan

Brimob Polda Sumut Pecat 10 Personel, Penggelapan dan Narkoba Jadi Sorotan

Satuan Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara melakukan upacara pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) di Lapangan Makosat Brimob Polda Sumut, Medan, Rabu (26/8/2026).(Satuan Brimob Polda Sumatera Utara)

INDOSBERITA.ID.MEDAN – Satuan Brimob Polda Sumatera Utara mengambil langkah tegas terhadap 10 personel yang melanggar disiplin dan kode etik kepolisian. Brimob Polda Sumut menjatuhkan pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada mereka.

Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rendra Salipu mengatakan keputusan tersebut menjadi konsekuensi atas pelanggaran yang di lakukan para personel. Ia berharap kasus itu menjadi pelajaran bagi seluruh anggota.

“Setiap keputusan yang diambil merupakan konsekuensi dari sebuah pelanggaran. Saya berharap itu menjadi pelajaran bagi kami semua dan menjadi yang terakhir di lingkungan Satuan Brimob Polda Sumut,” ujar Rendra, Rabu (26/8/2026), dikutip dari Antara.

Brimob Perketat Pengawasan Internal

Rendra menegaskan disiplin menjadi prinsip yang tidak bisa di tawar dalam menjalankan tugas kepolisian. Karena itu, ia meminta seluruh personel menaati setiap aturan yang berlaku.

Menurut Rendra, PTDH terhadap 10 personel tidak hanya menyangkut persoalan individu. Keputusan tersebut juga membawa konsekuensi moral bagi satuan dan keluarga besar Polri.

Ia menilai setiap pelanggaran yang berujung PTDH harus menjadi bahan evaluasi. Satuan pun perlu memperkuat pengawasan internal untuk mencegah kejadian serupa.

Rendra kemudian meminta seluruh jajaran melakukan introspeksi. Ia juga mendorong anggota saling mengingatkan ketika menemukan perilaku yang menyimpang.

“Setiap tindakan kita tetap membawa nama satuan. Karena itu, jaga sikap, jaga perilaku, dan jangan pernah meremehkan aturan,” katanya.

Judi Online dan Narkoba Jadi Perhatian

Dalam arahannya, Rendra menyoroti sejumlah pelanggaran yang mendapat perhatian serius pimpinan Polri. Beberapa di antaranya mencakup judi daring, penyalahgunaan narkoba, dan pelanggaran kode etik.

Ia juga mengingatkan personel agar menjauhi berbagai perilaku yang bertentangan dengan aturan institusi. Menurutnya, tindakan anggota dapat memengaruhi citra serta kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Rendra menegaskan seluruh personel memiliki tanggung jawab menjaga nama baik satuan. Karena itu, ia meminta anggota memperkuat kepedulian dan pengawasan di lingkungan kerja.

PTDH Di gelar dalam Upacara Resmi

Brimob Polda Sumut melaksanakan PTDH terhadap 10 personel melalui upacara resmi. Kegiatan tersebut berlangsung bersamaan dengan apel kesiapsiagaan.

Upacara berlangsung di Lapangan Markas Komando Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Medan.

Melalui langkah tersebut, pimpinan Brimob Polda Sumut menegaskan komitmen untuk menjaga disiplin dan integritas personel. Penegakan aturan juga menjadi bagian dari upaya mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Sumber :Antara

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *