PNP Hadirkan APE Hijaiyah dan Angka untuk Tingkatkan Pembelajaran Anak Panti Asuhan

Belajar Sambil Bermain, PNP Kenalkan APE Hijaiyah dan Angka bagi Anak Usia Dini

PNP Hadirkan APE Hijaiyah dan Angka untuk Tingkatkan Pembelajaran Anak Panti Asuhan

INDOSBERITA.ID.PADANG – Upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini terus dilakukan melalui berbagai program pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya diwujudkan oleh tim dosen Politeknik Negeri Padang (PNP) melalui kegiatan Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) bertema “Penerapan Alat Permainan Edukatif (APE) untuk Mengenal Huruf Hijaiyah dan Angka pada Anak Usia Dini di Panti Asuhan LKSA Bayi & Balita Jasmin Nabila Inayah” yang dilaksanakan pada Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Panti Asuhan LKSA Bayi & Balita Jasmin Nabila Inayah, Jalan Sumatera No. E7, Ulak Karang Utara, Kota Padang, ini didukung pendanaan melalui DIPA Politeknik Negeri Padang. Program tersebut bertujuan membantu meningkatkan stimulasi perkembangan kognitif anak melalui pemanfaatan media pembelajaran yang menyenangkan dan mudah dipahami.

Ketua tim pelaksana, Halim Mudia, S.T., M.T., mengatakan bahwa Alat Permainan Edukatif (APE) yang diperkenalkan dirancang untuk membantu anak-anak mengenal huruf hijaiyah dan angka sejak usia dini melalui metode belajar sambil bermain. Menurutnya, pendekatan tersebut lebih efektif dalam menarik perhatian anak karena memadukan unsur warna, bentuk, dan aktivitas interaktif yang sesuai dengan karakteristik usia mereka.

“Anak-anak cenderung lebih cepat memahami materi ketika proses belajar dikemas dalam bentuk permainan. Karena itu, APE ini dirancang agar dapat digunakan secara fleksibel, baik secara individu maupun dalam kelompok,” ujarnya.

Selain menyerahkan media pembelajaran, tim pengabdian juga memberikan demonstrasi penggunaan alat serta pendampingan kepada para pengasuh panti. Pendampingan tersebut bertujuan agar APE dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan dalam aktivitas belajar sehari-hari.

Program ini melibatkan kolaborasi antara dosen dan mahasiswa. Tim terdiri atas Halim Mudia, S.T., M.T. sebagai ketua, dengan anggota Aldo Nofrianto, S.Pd., M.T., Audy, S.Tr.T., M.T., dan David Eka Putra, S.Si., M.Si. Kegiatan ini juga didukung oleh dua mahasiswa, Ghita Saprina Ahwat dan Willia Najmi, yang terlibat sejak tahap perencanaan hingga implementasi.

Keterlibatan mahasiswa memberikan pengalaman langsung dalam menerapkan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah sekaligus memperkuat kepedulian sosial terhadap kebutuhan masyarakat. Sementara itu, sinergi antara dosen dan mahasiswa memungkinkan proses pengembangan media pembelajaran dilakukan secara sistematis dan sesuai kebutuhan anak-anak panti.

Pimpinan Panti Asuhan LKSA Bayi & Balita Jasmin Nabila Inayah, Dewi Melinda, menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai kehadiran media pembelajaran baru menjadi dukungan yang sangat berarti bagi panti dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menarik bagi anak-anak.

“Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi yang diberikan oleh Politeknik Negeri Padang. Bantuan ini akan menjadi sarana penting dalam mendukung proses pengenalan huruf hijaiyah dan angka bagi anak-anak di panti,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Politeknik Negeri Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan peran perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan anak-anak yang membutuhkan dukungan khusus, termasuk mereka yang berada di lingkungan panti asuhan.(*)

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *