Motor Warga Gunung Tujuh Digondol Maling, Aksi Pelaku Terekam CCTV

PENCURIAN MOTOR – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi. Kali ini, sebuah sepeda motor milik warga di Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, raib dibawa kabur pelaku pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga Kabupaten Kerinci. Kali ini, sebuah sepeda motor milik warga Desa Pelompek, Kecamatan Gunung Tujuh, dilaporkan hilang setelah dibawa kabur pelaku pada Kamis (18/6/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Korban, Etmizal, mengungkapkan bahwa kendaraan yang dicuri merupakan sepeda motor Honda Blade bernomor polisi BH 4610 DG. Ia mengetahui motornya hilang tak lama setelah pelaku berhasil melancarkan aksinya.
Menurut keterangan korban, pelaku diduga membawa senjata tajam saat melakukan pencurian. Kondisi tersebut membuat warga sekitar tidak berani bertindak gegabah ketika kejadian berlangsung.
“Motor saya jenis Honda Blade dengan nomor polisi BH 4610 DG hilang dicuri pada Kamis pagi sekitar pukul 10.00 WIB. Pelaku juga membawa senjata tajam,” ujar Etmizal, Jumat (19/6/2026).
Peristiwa tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian. Rekaman itu kini menjadi salah satu petunjuk penting bagi aparat kepolisian untuk melacak identitas dan keberadaan pelaku.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa kendaraan korban sebelum sempat diamankan warga. Kejadian ini pun menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat yang berharap pelaku segera ditangkap.
Korban telah melaporkan kasus tersebut kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta memeriksa rekaman CCTV yang ada di lokasi.
Warga Desa Pelompek diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan dan memastikan kendaraan diparkir di tempat yang aman guna mengantisipasi tindak kejahatan serupa.
Hingga kini, keberadaan pelaku masih dalam pencarian dan kasus tersebut masih dalam penanganan pihak kepolisian.



