Bingung Terlalu Banyak Pilihan,Raihan Diterima di UGM, ITS, dan ITB Sekaligus

Siswa MAN 1 Yogyakarta Cetak Prestasi, Di terima Kampus Besar
INDOSBERITA. ID. YOGYAKARTA – Di tengah persaingan ketat masuk perguruan tinggi negeri, Muhammad Raihan Yusuf Arroyani justru menghadapi dilema yang jarang dialami sebagian besar calon mahasiswa. Siswa kelas XII Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Yogyakarta itu berhasil lolos di tiga program studi unggulan dari tiga kampus ternama di Indonesia sekaligus.
Raihan di terima di Program Studi Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada (UGM), Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), serta Teknik Kelautan Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui jalur Seleksi Siswa Unggul (SSU).
Capaian tersebut menjadi bukti kerja keras dan konsistensi Raihan selama menempuh pendidikan di bangku madrasah. Namun bagi Raihan, tantangan sesungguhnya justru datang setelah pengumuman kelulusan, yakni menentukan pilihan terbaik di antara tiga kesempatan emas yang berhasil di raihnya.
Setelah melalui berbagai pertimbangan, Raihan akhirnya menjatuhkan pilihan pada Program Studi Teknik Kelautan ITB. Keputusan itu di dasari oleh ketertarikannya terhadap dunia rekayasa dan cita-cita untuk berkarier sebagai professional field engineer di masa depan.
“Saya merasa Teknik Kelautan memberikan ruang yang luas untuk mengembangkan kemampuan engineering sekaligus mendukung tujuan karier yang ingin saya capai,” ujarnya.
Ketertarikan Raihan terhadap bidang teknik sebenarnya mulai tumbuh sejak kelas XI. Kegemarannya pada mata pelajaran Fisika dan Kimia membuatnya semakin tertarik mendalami dunia process and design engineering yang menuntut kemampuan berpikir analitis dan pemecahan masalah.
Menurutnya, proses mencari solusi atas suatu persoalan dengan pendekatan ilmiah menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Dari situlah ia semakin yakin bahwa bidang rekayasa merupakan jalur yang paling sesuai dengan minat dan potensinya.
Di balik prestasi akademik yang gemilang, Raihan memiliki cara belajar yang cukup unik. Ia menerapkan metode flow state, yaitu kondisi belajar dengan fokus penuh tanpa gangguan sehingga materi dapat di pahami lebih efektif. Selain belajar, ia juga aktif menyalurkan minat melalui kegiatan menulis esai dan berolahraga.
Raihan mengaku selalu memegang prinsip hidup “Go Beyond” atau terus melampaui batas kemampuan diri. Baginya, setiap hari adalah kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik di bandingkan hari sebelumnya.
“Selama masih mampu, teruslah berusaha untuk melampaui diri kita yang kemarin,” katanya.
Kepada para pelajar yang sedang berjuang mengejar perguruan tinggi impian, Raihan berpesan agar tidak takut mencoba berbagai peluang yang ada. Ia menilai kegagalan dalam satu kesempatan bukanlah akhir dari perjalanan.
“Jangan takut mencoba. Jika gagal di satu jalur, masih ada peluang lain yang bisa di perjuangkan. Yang penting terus berusaha dan manfaatkan kemampuan yang di miliki sebaik mungkin,” pesannya.
Kisah Raihan menjadi inspirasi bahwa keberhasilan tidak hanya di tentukan oleh kampus yang menerima, tetapi juga keberanian memilih jalan yang paling sesuai dengan minat, potensi, dan cita-cita masa depan.



