Koops TNI Habema Baku Tembak dengan OPM Saat Evakuasi Korban di Yahukimo

Koops TNI Habema Baku Tembak dengan OPM Saat Evakuasi Korban di Yahukimo

Koops TNI Habema saat mengevakuasi dua jenazah di Yahukimo, Papua, Kamis (23/7/2026).(Foto: Antara/Ho-Pen Koops Habema)

INDOSBERITA.ID.PAPUA – Personel Komando Operasi (Koops) TNI Habema menghadapi kontak senjata saat menjalankan misi evakuasi korban penembakan di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Meski mendapat gangguan dari kelompok bersenjata, tim tetap melanjutkan proses evakuasi.

Panglima Koops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menjelaskan kontak senjata terjadi ketika tim gabungan bergerak menuju lokasi pada Kamis (23/7/2026).Dikutip dari Inilah.com

Menurut Yudha, personel mendeteksi keberadaan kelompok yang diduga merupakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sekitar lokasi kejadian. Setelah itu, kedua pihak terlibat baku tembak.

Tim Evakuasi Temukan Dua Jenazah

Setelah situasi dinilai aman, tim gabungan melanjutkan pencarian korban. Saat tiba di lokasi, petugas mendapati posisi jenazah sudah berpindah dari titik awal kejadian.

Tim kemudian menemukan dua jenazah dan langsung membawa keduanya ke RSUD Dekai. Petugas akan melakukan proses identifikasi sebelum menyerahkan jenazah kepada keluarga masing-masing.

Sementara itu, tim gabungan masih mencari seorang perempuan dari Suku Unaukam yang hingga kini belum ditemukan.

TNI Perketat Pengamanan

Koops TNI Habema tidak hanya melanjutkan pencarian korban yang hilang, tetapi juga memperkuat pengamanan di sekitar Jalan Trans Papua. Langkah tersebut bertujuan menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mengantisipasi gangguan susulan.

Mayjen TNI Yudha Airlangga menegaskan perlindungan terhadap warga tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi.

Tiga Warga Sipil Jadi Korban

Sebelumnya, penembakan di kawasan Jalan Trans Papua mengakibatkan tiga warga sipil meninggal dunia pada Senin (21/7/2026). Korban terdiri dari sepasang suami istri dan seorang perempuan dari Suku Unaukam.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf. Wirya Arthadiguna mengatakan aparat terus memburu para pelaku sambil berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengusut kasus tersebut.

Menurut Wirya, dugaan sementara mengarah kepada kelompok OPM yang di pimpin Kopitua Heluka, yang di sebut menjabat sebagai Danops Kodap Yahukimo. Ia juga menyebut kelompok tersebut mengklaim bertanggung jawab atas penembakan melalui publikasi yang di sampaikan Manajemen Markas Pusat Komnas Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB).

Hingga kini, Koops TNI Habema masih mengumpulkan informasi untuk menyusun kronologi lengkap peristiwa tersebut. Aparat juga terus melanjutkan operasi pencarian terhadap para pelaku yang di duga masih berada di sekitar lokasi kejadian.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *