Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, Aidil Adha, menyampaikan bahwa pada periode April 2026, lima negara utama tujuan ekspor Jambi adalah Singapura, Malaysia, Jepang, Amerika Serikat, dan India.
Ia menjelaskan bahwa hingga April 2026, sektor industri masih menjadi penyumbang terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi dengan kontribusi 51,99 persen. Selanjutnya disusul oleh sektor pertambangan sebesar 43,08 persen dan sektor pertanian sebesar 4,93 persen.
Di sisi lain, nilai impor Provinsi Jambi juga menunjukkan kenaikan tajam sebesar 194,41 persen pada April 2026. Nilainya meningkat dari US$5,87 juta pada Maret 2026 menjadi US$17,29 juta pada April 2026.
Menurutnya, lima negara yang menjadi sumber impor terbesar pada periode tersebut adalah Malaysia, Italia, Jepang, Tiongkok, dan Prancis.
Sementara itu, struktur impor Jambi hingga April 2026 masih didominasi oleh kelompok komoditas mesin dan alat angkutan dengan porsi 70,20 persen. Kemudian diikuti oleh komoditas hasil industri dan lainnya sebesar 19,80 persen, serta bahan kimia dan sejenisnya sebesar 7,35 persen.