Usai Lebaran, Harga Sawit di Jambi Melonjak Tajam, Petani Nikmati Kenaikan Signifikan

Usai Lebaran, Harga Sawit di Jambi Melonjak Tajam, Petani Nikmati Kenaikan Signifikan

Harag Sawit Alami Kenaikan,Photo Ilustrasi

INDOSBERITA.ID.JAMBI – Kabar menggembirakan datang bagi para petani kelapa sawit di Provinsi Jambi. Pasca perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Berdasarkan hasil penetapan harga oleh Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, harga TBS sawit untuk usia tanam 10 hingga 20 tahun naik sebesar Rp232,88 per kilogram, dari sebelumnya menjadi Rp3.902,66 per kilogram untuk periode 3–9 April 2026.dikutip dari Jambiekspres

Kenaikan ini langsung disambut positif oleh para petani, mengingat harga sawit sebelumnya sempat mengalami fluktuasi. Momentum setelah Lebaran pun dinilai menjadi titik balik yang membawa angin segar bagi sektor perkebunan sawit di daerah tersebut.

Selain usia tanam 10–20 tahun yang menjadi acuan utama, harga TBS juga ditetapkan berdasarkan kelompok usia tanaman. Untuk usia 3 tahun, harga berada di Rp3.027,68 per kilogram, kemudian meningkat bertahap hingga usia 9 tahun yang mencapai Rp3.780,87 per kilogram.

Sementara itu, untuk tanaman yang lebih tua, yakni usia 21–24 tahun, harga ditetapkan Rp3.788,89 per kilogram, dan usia 25 tahun sebesar Rp3.621,76 per kilogram.

Tak hanya harga TBS, komoditas turunan kelapa sawit juga mengalami penyesuaian. Harga Crude Palm Oil (CPO) atau minyak sawit mentah ditetapkan sebesar Rp15.397,71 per kilogram. Sedangkan harga inti sawit (kernel) mencapai Rp15.140,09 per kilogram, dengan indeks K sebesar 93,63 persen.

Kenaikan harga ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta mendorong pertumbuhan ekonomi di sektor perkebunan, yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian di Provinsi Jambi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *