Urutan 25 Nabi dan Rasul dalam Islam, Lengkap dengan Hikmah Beriman kepada Utusan Allah

Ilustrasi -Poto
INDOSBERITA.ID.TANYA ISLAM – Beriman kepada nabi dan rasul merupakan salah satu rukun iman yang wajib diyakini setiap muslim. Dalam ajaran Islam, nabi dan rasul sama-sama menerima wahyu dari Allah SWT. Meski demikian, keduanya memiliki perbedaan dalam tugas menyampaikan risalah kepada umat manusia.
Pada dasarnya, rasul memperoleh amanah untuk menyampaikan wahyu Allah kepada kaumnya sebagai pedoman hidup. Sementara itu, nabi menerima wahyu untuk dirinya sendiri atau melanjutkan syariat yang telah ada tanpa membawa risalah baru kepada seluruh umat.
Selain itu, keimanan kepada para rasul juga berkaitan erat dengan keyakinan terhadap kitab-kitab Allah SWT. Sebab, melalui para rasul Allah menurunkan wahyu, baik dalam bentuk ajaran lisan maupun kitab suci yang menjadi petunjuk bagi manusia. Oleh karena itu, seorang muslim wajib meyakini keberadaan para rasul sebagai bagian dari rukun iman.
Urutan 25 Nabi dan Rasul dalam Al-Qur’an
Di dalam Al-Qur’an, Allah SWT menyebutkan sebanyak 25 nabi dan rasul yang wajib diketahui serta diimani oleh umat Islam. Selain itu, nama-nama tersebut tersebar dalam berbagai ayat Al-Qur’an beserta kisah perjuangan mereka dalam menegakkan ajaran tauhid.
Berikut ini urutan 25 nabi dan rasul yang disebutkan dalam Al-Qur’an:
- Nabi Adam AS
- Nabi Idris AS
- Nabi Nuh AS
- Nabi Hud AS
- Nabi Saleh AS
- Nabi Ibrahim AS
- Nabi Luth AS
- Nabi Ismail AS
- Nabi Ishaq AS
- Nabi Ya’qub AS
- Nabi Yusuf AS
- Nabi Ayyub AS
- Nabi Syuaib AS
- Nabi Musa AS
- Nabi Harun AS
- Nabi Zulkifli AS
- Nabi Daud AS
- Nabi Sulaiman AS
- Nabi Ilyas AS
- Nabi Ilyasa AS
- Nabi Yunus AS
- Nabi Zakaria AS
- Nabi Yahya AS
- Nabi Isa AS
- Nabi Muhammad SAW
Dalil tentang Meneladani Rasulullah SAW
Selanjutnya, Allah SWT menegaskan pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan terbaik dalam menjalani kehidupan. Hal ini tercantum dalam firman-Nya:
“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu, yaitu bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab: 21).
Hikmah Beriman kepada Para Rasul
Beriman kepada para rasul memberikan banyak manfaat bagi kehidupan seorang muslim. Selain menyempurnakan rukun iman yang keempat, keyakinan tersebut mendorong seseorang untuk meneladani akhlak mulia para rasul dalam kehidupan sehari-hari.
Di samping itu, umat Islam akan memiliki pedoman hidup yang jelas dalam menjalankan ajaran agama. Kemudian, kecintaan kepada para utusan Allah SWT akan semakin tumbuh seiring dengan memahami perjuangan mereka dalam menyebarkan risalah Islam. Bahkan, meneladani sifat para rasul juga mendorong seseorang untuk berbuat baik kepada sesama.
Pada akhirnya, keimanan kepada para rasul mengingatkan manusia bahwa tujuan utama penciptaannya adalah beribadah kepada Allah SWT. Sebagaimana firman-Nya dalam QS. Az-Zariyat ayat 56:
“Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku.”



