Sengketa Lahan Belum Tuntas, Pemkab Tanjab Barat Pertemukan Kelompok Tani dan PT WKS

Pemkab Tanjab Barat Fasilitasi Mediasi Sengketa Lahan Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya dan PT WKS–
INDOSBERITA.ID.KUALA TUNGKAL – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus berupaya mendorong penyelesaian sengketa lahan antara Kelompok Tani Bukit Bakar Jaya dengan PT Wira Karya Sakti (WKS) melalui jalur musyawarah. Langkah tersebut diwujudkan dengan menggelar mediasi yang mempertemukan kedua belah pihak di Aula Pola Utama Kantor Bupati Tanjung Jabung Barat, Jumat (20/6).
Mediasi dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Katamso, dan dihadiri unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, perwakilan perusahaan, kelompok tani, serta masyarakat setempat.
Salah satu hasil penting dalam pertemuan tersebut adalah tercapainya kesepakatan terkait penggunaan ruas jalan yang sebelumnya sempat menjadi polemik setelah ditutup oleh pihak perusahaan. Melalui fasilitasi Tim Terpadu (Timdu), masyarakat kini kembali dapat memanfaatkan akses jalan tersebut dengan tetap mematuhi ketentuan yang telah disepakati bersama.
Sementara itu, pembahasan mengenai pokok sengketa lahan belum menghasilkan keputusan final. Kedua belah pihak sepakat melanjutkan proses dialog pada pertemuan berikutnya yang juga akan difasilitasi oleh Timdu.
Wakil Bupati Katamso menegaskan pemerintah daerah berperan sebagai pihak yang netral dalam membantu mencari jalan keluar atas konflik yang telah berlangsung. Menurutnya, penyelesaian persoalan harus dilakukan dengan mengedepankan keterbukaan, keadilan, dan kepentingan masyarakat luas.
“Pemerintah hadir untuk menjembatani komunikasi antara para pihak. Kami berharap semua pihak dapat menyampaikan data dan argumentasi secara terbuka sehingga solusi yang dihasilkan dapat diterima bersama,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, masing-masing pihak diberikan kesempatan memaparkan kronologi permasalahan, dasar klaim lahan, serta dokumen pendukung yang dimiliki. Langkah ini dinilai penting sebagai bahan pertimbangan dalam proses penyelesaian sengketa secara objektif.
Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat juga mengingatkan seluruh pihak agar tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku dan menjaga situasi keamanan di tengah masyarakat selama proses penyelesaian berlangsung.
Mediasi berjalan dalam suasana kondusif dan penuh dialog. Seluruh peserta yang hadir menyatakan komitmen untuk terus membuka ruang komunikasi guna mencari titik temu yang dapat mengakhiri sengketa secara damai, transparan, dan berkeadilan.



