Politeknik Negeri Padang Hadirkan Alat Pemotong Kabel Otomatis, Tingkatkan Produktivitas Industri Lokal di Agam

Dosen dan Mahasiswa PNP Ciptakan Solusi Pemotongan Kabel Otomatis bagi Industri Kecil Menengah
INDOSBERITA.ID.AGAM – Upaya peningkatan produktivitas dan keselamatan kerja pada sektor industri kecil dan menengah kembali diwujudkan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat skema Penerapan Iptek Masyarakat (PIM) yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Padang. Kegiatan bertajuk “Pembuatan dan Penerapan Alat Pemotong Kabel Tunggal Otomatis pada CV Bajolang Abadi Teknik” tersebut berlangsung pada Minggu, 14 Juni 2026, di workshop CV Bajolang Abadi Teknik, Jorong Tambuo, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam.
Program yang didanai melalui DIPA Politeknik Negeri Padang ini melibatkan lima orang dosen dan dua mahasiswa. Kegiatan tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dengan pelaku industri dalam menghadirkan solusi teknologi yang dapat diterapkan langsung untuk menjawab kebutuhan produksi di lapangan.
Ketua tim pelaksana, Yulastri, S.T., M.T., menjelaskan bahwa pengembangan alat pemotong kabel tunggal otomatis dilatarbelakangi oleh proses pemotongan kabel yang sebelumnya masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut dinilai kurang efisien karena membutuhkan waktu lebih lama, berpotensi menimbulkan kelelahan kerja, serta meningkatkan risiko kesalahan ukuran dan kecelakaan kerja.
“Melalui penerapan alat ini, proses pemotongan kabel dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan konsisten. Selain itu, penggunaan teknologi otomatis juga dapat membantu mengurangi beban kerja operator,” ujar Yulastri.
Alat yang dikembangkan mengintegrasikan sistem mekanikal dan elektrikal sehingga mampu menghasilkan potongan kabel dengan ukuran yang lebih presisi dan kualitas yang seragam. Tidak hanya melakukan pemasangan alat, tim pengabdian juga memberikan pelatihan kepada teknisi dan pekerja perusahaan terkait pengoperasian serta perawatan dasar alat agar dapat digunakan secara optimal dalam jangka panjang.
Tim pengabdian terdiri atas Yulastri, S.T., M.T. sebagai ketua, bersama anggota Audy, S.Tr.T., M.T., Halim Mudia, S.T., M.T., Ir. Adi Chandranata, S.H., M.T., dan Laxsmy Devy, SST., M.T. Kegiatan ini turut melibatkan dua mahasiswa, yakni Nazwa Khairani dan Melanie Natasya Putri, yang berpartisipasi dalam proses perancangan hingga implementasi teknologi di lapangan.
Selama pelaksanaan program, tim melakukan berbagai tahapan mulai dari identifikasi kebutuhan mitra, desain alat, proses fabrikasi, pengujian, hingga commissioning sebelum alat digunakan secara penuh oleh perusahaan. Keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini juga menjadi sarana pembelajaran praktis untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan pada kondisi industri yang sesungguhnya.
Direktur CV Bajolang Abadi Teknik, Budi Santosa, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Politeknik Negeri Padang melalui Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Menurutnya, teknologi yang diterapkan sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan efisiensi proses produksi sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman bagi para operator.
Pihak perusahaan berharap kerja sama dengan perguruan tinggi dapat terus berlanjut melalui pengembangan berbagai inovasi teknologi lainnya yang sesuai dengan kebutuhan industri mekanikal dan elektrikal. Dengan demikian, program pengabdian tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga mampu membangun kemitraan berkelanjutan yang berdampak pada peningkatan daya saing usaha dan kesejahteraan masyarakat sekitar.



