Disdik Sungai Penuh Perkuat Peran PKBM,Untuk Perluas Kesempatan Belajar

Disdik Sungai Penuh Perkuat Peran PKBM,Untuk Perluas Kesempatan Belajar

Disdik Sungai Penuh Sulap PKBM Jadi Garda Depan Penyelamat Anak Tidak Sekolah

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) terus menjadi ujung tombak pendidikan nonformal di Kota Sungai Penuh. Untuk memperkuat peran tersebut, Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh menggelar pertemuan bersama seluruh pengelola PKBM.

Pertemuan ini bertujuan meningkatkan kualitas layanan pendidikan kesetaraan. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi langkah memperluas akses belajar bagi masyarakat.

Forum ini menjadi ajang evaluasi sekaligus penyusunan strategi. Tujuannya agar penyelenggaraan pendidikan nonformal semakin berkualitas dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Berbagai isu dibahas dalam pertemuan tersebut. Pembahasan meliputi peningkatan mutu pembelajaran, pengelolaan administrasi, pengelolaan data, pemanfaatan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta pemenuhan sarana dan prasarana.

Para pengelola PKBM juga menyampaikan berbagai kendala yang masih di hadapi di lapangan. Seluruh permasalahan kemudian di bahas bersama. Dinas Pendidikan dan PKBM mencari solusi yang dapat di terapkan melalui kerja sama yang lebih erat.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Kota Sungai Penuh, Bovi Handriyanto, S.Pd., M.M., mengatakan PKBM memiliki posisi strategis dalam mendukung program pemerintah. Salah satu perannya adalah membantu menangani Anak Tidak Sekolah (ATS).

Menurut Bovi, masih ada masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal karena berbagai faktor. Oleh sebab itu, PKBM hadir sebagai jalur pendidikan alternatif. Lembaga ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk kembali melanjutkan pendidikan melalui program kesetaraan.

Ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong PKBM menghadirkan layanan yang berkualitas. Layanan tersebut juga harus mudah di akses dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Bovi juga mengajak seluruh pengelola PKBM memperkuat tata kelola lembaga. Selain itu, mereka di minta meningkatkan kualitas pembelajaran dan membangun sinergi dengan pemerintah daerah. Langkah tersebut di nilai penting untuk mendukung program wajib belajar. Upaya ini juga di harapkan mampu meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Sungai Penuh.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *