KPPN Sungai Penuh Temukan Banyak Kesalahan Data,Saat Penyaluran Tunjangan Profesi Guru

Foto Gemini IA
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – KPPN Sungai Penuh mengingatkan seluruh guru di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk memastikan data pribadi yang digunakan dalam proses penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) sudah benar. Imbauan ini disampaikan karena masih ditemukan berbagai kesalahan data. Kondisi tersebut berpotensi menghambat pencairan tunjangan.
Kepala Seksi Bank KPPN Sungai Penuh, Lusi Winanda Restu, mengatakan pihaknya menemukan sejumlah kendala saat proses verifikasi sebelum penyaluran TPG. Kesalahan yang paling sering di temukan adalah nomor rekening yang salah. Selain itu, masih ada rekening yang tidak aktif dan nama penerima yang tidak sesuai dengan data perbankan.
“Kesalahan input data seperti nomor rekening, rekening yang tidak aktif, maupun perbedaan nama dengan data bank dapat menyebabkan penyaluran tunjangan profesi guru mengalami kendala. Karena itu, kami mengimbau para guru untuk kembali memeriksa dan memastikan seluruh data sudah benar,” ujar Lusi, Rabu (5/8/2026).
Menurut Lusi, verifikasi data menjadi tahapan penting sebelum penyaluran TPG di lakukan. Data yang benar akan mempercepat proses pencairan dana. Sebaliknya, kesalahan data dapat menyebabkan penyaluran tunjangan tertunda hingga perbaikan selesai di lakukan.
Ia menjelaskan, Tunjangan Profesi Guru di salurkan kepada tenaga pendidik yang telah memenuhi persyaratan. Penyaluran tersebut mencakup guru jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Lusi juga mengimbau para guru agar segera memeriksa kembali data pribadi dan rekening bank. Jika menemukan ketidaksesuaian, guru di minta berkoordinasi dengan operator sekolah atau dinas pendidikan setempat. Langkah ini penting agar penyaluran TPG berjalan lancar, tepat sasaran, dan di terima sesuai jadwal yang telah di tetapkan.



