Polisi PJR Gugur Ditabrak Truk Saat Bertugas di Tol Joglo, Sopir Langsung Ditahan

Ilustrasi Polda Metro Jaya (Liputan6.com/Johan Tallo).
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Aipda Endang Karyana, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat menjalankan tugas di ruas Tol Joglo arah Pondok Pinang, Jakarta, Jumat (3/7).
Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Rieki Indra Brata Manggala mengatakan insiden itu terjadi sekitar pukul 10.50 WIB. Saat itu, Aipda Endang membantu pengemudi truk ringan bernomor polisi AD 8974 WW yang mengalami gangguan teknis di badan jalan tol.
Truk Wing Box Hantam Kendaraan yang Sedang Ditangani
Di tengah proses penanganan, sebuah truk Isuzu Wing Box bernomor polisi B 9663 TXW melaju dari arah Tangerang. Kendaraan tersebut kemudian menghantam bagian belakang truk ringan yang berada di lokasi.
“Namun, secara tiba-tiba dari arah Tangerang melaju sebuah truk Isuzu Wing Box bernomor polisi B 9663 TXW. Truk tersebut menabrak ban belakang truk ringan yang sedang ditangani korban,” kata Rieki, dikutip dari Antara, Sabtu (4/7).
Benturan itu mendorong truk ringan ke sisi kiri hingga mengenai Aipda Endang. Korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kaki kanan.
Korban Meninggal Setelah Mendapat Perawatan
Petugas segera membawa Aipda Endang ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, agar tim medis dapat memberikan penanganan darurat.
Meski tim medis telah melakukan perawatan intensif, kondisi korban terus memburuk. Tim medis kemudian menyatakan Aipda Endang meninggal dunia pada Jumat pukul 15.11 WIB akibat luka berat yang di deritanya.
Polisi Tahan Sopir Truk
Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Reza Hafiz Gumilang mengatakan polisi telah menahan pengemudi truk Isuzu Wing Box berinisial YN (47).
Menurut Reza, hasil pemeriksaan awal menunjukkan sopir mengantuk saat mengemudikan kendaraan. Kondisi tersebut menyebabkan truk kehilangan konsentrasi hingga menabrak truk yang sedang mengalami gangguan di lokasi kejadian.
“Pengemudi truk di tahan karena mengantuk sehingga menabrak truk yang sedang mengalami gangguan,” ujar Reza.



