2.118 Warga Tinggalkan Kerinci, Arus Penduduk Keluar Masih Lebih Tinggi

Penari dengan pakaian khas Kerinci . Foto : IG @hendi.fresco–
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Jumlah penduduk yang memilih pindah ke luar Kabupaten Kerinci masih lebih tinggi dibandingkan dengan jumlah penduduk yang datang dan menetap di daerah tersebut. Data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kerinci mencatat, sepanjang tahun 2025 hingga Mei 2026 sebanyak 2.118 jiwa tercatat pindah ke berbagai daerah di luar Kabupaten Kerinci.
Sementara itu, pada periode yang sama, jumlah penduduk yang datang dan menetap di Kabupaten Kerinci hanya mencapai 1.597 jiwa. Kondisi ini menunjukkan masih terjadinya selisih arus perpindahan penduduk keluar daerah dibandingkan dengan penduduk yang masuk ke Kerinci.
Kepala Dinas Dukcapil Kabupaten Kerinci, Nafritman, mengatakan bahwa faktor pekerjaan, pendidikan, serta kebutuhan ekonomi menjadi alasan utama masyarakat memutuskan untuk meninggalkan daerah dan mencari peluang yang lebih baik di luar Kerinci.
Menurutnya, tingginya mobilitas penduduk keluar daerah tidak terlepas dari kebutuhan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang lebih menjanjikan maupun melanjutkan pendidikan ke daerah lain yang memiliki fasilitas lebih lengkap.
Di sisi lain, penduduk yang datang dan menetap di Kabupaten Kerinci umumnya didominasi oleh urusan keluarga, pekerjaan, serta perpindahan tempat tinggal.
Nafritman menjelaskan bahwa data perpindahan penduduk tersebut menjadi salah satu indikator yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah. Pasalnya, arus keluar penduduk yang lebih tinggi dibandingkan arus masuk dapat berdampak terhadap perkembangan sumber daya manusia dan pertumbuhan ekonomi daerah.
“Dengan kondisi ini, pemerintah daerah diharapkan dapat terus mendorong penciptaan lapangan kerja serta pengembangan sektor ekonomi di Kabupaten Kerinci. Langkah tersebut penting untuk menekan angka perpindahan penduduk ke luar daerah sekaligus meningkatkan daya tarik Kerinci sebagai tempat tinggal dan bekerja,” ujarnya.Sabtu 30 Mei 2026
Pemerintah daerah juga diharapkan mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat. Dengan demikian, masyarakat memiliki kesempatan yang lebih besar untuk membangun masa depan di daerah sendiri tanpa harus mencari peluang di luar Kabupaten Kerinci.



