Kenali 6 Pohon Penyerap Air Terbanyak yang Efektif Mencegah Banjir dan Longsor

Kenali 6 Pohon Penyerap Air Terbanyak yang Efektif Mencegah Banjir dan Longsor

Ilustrasi tanaman sukun. Studi terbaru menemukan, sukun bisa menjadi jawaban untuk solusi ketahanan pangan global. Sayangnya, masih sedikit yang tahu soal buah berserat satu ini.(SHUTTERSTOCK/David Fadul)

 

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Menanam pohon tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko banjir, longsor, dan erosi. Sejumlah jenis pohon memiliki sistem perakaran yang kuat sehingga mampu menyerap air sekaligus menjaga kestabilan tanah.

Berikut enam jenis pohon yang dikenal memiliki manfaat besar bagi kelestarian lingkungan.

Pohon Sukun

Pohon sukun memiliki sistem perakaran yang sangat lebar, bahkan dapat mencapai sekitar 20 meter. Akar tersebut memperkuat struktur tanah sehingga mampu mengurangi risiko longsor di kawasan rawan.

Selain itu, akar sukun menyerap dan menyimpan air dalam jumlah besar. Kemampuan ini membantu mengurangi limpasan air saat hujan deras sehingga potensi banjir ikut menurun.

Pohon Bambu

Bambu menjadi salah satu tanaman yang efektif menjaga keseimbangan ekosistem air. Rumpun bambu memiliki akar yang rapat dan kuat sehingga mampu mengikat tanah, terutama di daerah lereng.

Keunggulan itu membantu mengurangi erosi, sedimentasi, serta menekan risiko longsor dan banjir. Karena alasan tersebut, banyak daerah memanfaatkan bambu sebagai tanaman konservasi.

Pohon Aren

Pohon aren tumbuh baik di dataran dengan ketinggian sekitar 500 hingga 800 meter di atas permukaan laut. Tanaman ini memiliki akar serabut yang kuat dan mampu mengikat tanah.

Akar aren juga menyimpan cadangan air dalam jumlah cukup besar. Fungsi tersebut membantu menjaga ketersediaan air sekaligus mengurangi risiko banjir dan erosi.

Pohon Beringin

Beringin sering menghiasi taman maupun ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan. Tajuknya yang lebar memberikan keteduhan, sedangkan sistem akarnya memperkuat struktur tanah.

Pohon ini mampu menyerap air dalam jumlah besar dan mengurangi penguapan. Kemampuan tersebut membantu menjaga cadangan air tanah serta menekan potensi erosi, longsor, dan banjir.

Pohon Trembesi

Trembesi atau Samanea saman dikenal sebagai salah satu pohon peneduh terbesar. Tingginya dapat melebihi 20 meter dengan tajuk yang sangat lebar.

Pohon ini memiliki daya serap air yang tinggi sehingga sering mengeluarkan tetesan air dari cabangnya. Umurnya yang panjang membuat trembesi berperan sebagai penyimpan cadangan air alami sekaligus membantu mengurangi risiko banjir.

Pohon Randu

Pohon randu atau kapuk randu memiliki batang besar dan mampu tumbuh hingga sekitar 30 meter. Tanaman ini berkembang baik di berbagai wilayah, termasuk kawasan lereng.

Sistem perakaran randu memperkuat tanah dan mengurangi erosi. Selain itu, pohon ini menyimpan cadangan air sehingga turut mendukung upaya menjaga keseimbangan lingkungan dan mengurangi risiko banjir.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *