Populasi Badak Sumatera di Kawasan TNKS Diduga Telah Menghilang

Populasi Badak Sumatera di Kawasan TNKS Diduga Telah Menghilang

Badak (ilustrasi)

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Populasi badak sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) di kawasan hutan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) kini tidak lagi terpantau. Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BB TNKS) menyebut selama dua tahun terakhir petugas tidak menemukan tanda-tanda keberadaan satwa langka tersebut di dalam kawasan konservasi.

Kepala Bidang Konservasi BB TNKS, Delfi Andra, mengatakan pihaknya sebelumnya telah menjalankan berbagai upaya perlindungan untuk menjaga kelestarian badak sumatera. Namun, hasil pemantauan dalam dua tahun terakhir tidak lagi menunjukkan keberadaan satwa bercula dua itu.

“Berbagai upaya perlindungan sudah kami lakukan. Namun, selama dua tahun terakhir kami tidak lagi menemukan keberadaan badak sumatera di kawasan TNKS,” kata Delfi.Jumat 17 Juli 2026.

Menurutnya, menurunnya populasi badak sumatera menjadi salah satu faktor yang menyebabkan satwa tersebut tidak lagi terpantau di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Meski demikian, Delfi belum menutup kemungkinan badak sumatera masih bertahan di kawasan hutan konservasi lain di Indonesia. Sebab, satwa tersebut memiliki wilayah jelajah yang luas dan hidup di habitat yang sulit di jangkau.

“Kemungkinan badak sumatera masih ada di kawasan hutan konservasi lainnya. Kami berharap populasinya tetap bertahan sehingga upaya pelestarian dapat terus di lakukan,” ujarnya.

TNKS Masih Menjadi Habitat Satwa Di lindungi

Walaupun badak sumatera tidak lagi terpantau, TNKS masih menjadi habitat penting bagi berbagai satwa liar yang di lindungi. Delfi menyebut kawasan konservasi tersebut masih di huni harimau sumatera, gajah sumatera, tapir, beruang madu, monyet ekor panjang, serta beragam jenis satwa lainnya.

Keberadaan satwa-satwa tersebut menunjukkan TNKS tetap memiliki peran penting sebagai salah satu benteng terakhir keanekaragaman hayati di Pulau Sumatera.

BB TNKS terus meningkatkan patroli kawasan, pemantauan satwa, serta pengawasan terhadap aktivitas ilegal di dalam hutan. Langkah itu bertujuan menjaga kelestarian habitat sekaligus melindungi satwa liar yang masih bertahan di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *