SAD Merangin Terima Bantuan Keramba Apung hingga Listrik Gratis

SAD Merangin Terima Bantuan Keramba Apung hingga Listrik Gratis

Ribuan Penerima Manfaat, Pemkab Merangin Salurkan Bantuan untuk SAD dan Warga Miskin

INDOSBERITA.ID.MERANGIN – Pemerintah Kabupaten Merangin terus memperkuat upaya peningkatan kesejahteraan Suku Anak Dalam (SAD) melalui program bantuan sosial sekaligus pemberdayaan ekonomi berbasis potensi lokal di wilayah setempat.

Langkah tersebut kembali ditunjukkan melalui penyaluran berbagai bantuan yang dipimpin Bupati Merangin, M. Syukur, di kawasan Objek Wisata Dam Betuk, Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Senin (18/05/2026).

Bantuan yang diberikan meliputi Keramba Jaring Apung dari Kementerian Sosial RI, program listrik gratis untuk warga SAD, serta penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat penerima manfaat.

Kegiatan tersebut turut melibatkan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Kapolres Merangin, Dandim, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) seperti Dinas Sosial, Dinas Perikanan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan Dinas Kominfo.

Kepala Dinas Sosial Merangin, A. Lazik, menyampaikan bahwa program Keramba Jaring Apung merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Sosial RI melalui Direktorat Jenderal Perlindungan dan Pemberdayaan Kelompok Adat Terpencil. Program ini diarahkan untuk mendorong pengembangan ekonomi masyarakat SAD melalui sektor perikanan di kawasan Dam Betuk.

Ia menjelaskan bahwa tenaga teknis dari luar daerah telah diturunkan untuk mendampingi proses pemasangan awal, sementara Dinas Perikanan Merangin turut dilibatkan dalam pelatihan dan pembinaan budidaya agar program tersebut dapat berjalan berkelanjutan.

Selain program pemberdayaan, pemerintah juga menyalurkan PKH Triwulan II tahun 2026 senilai sekitar Rp7 miliar kepada lebih dari 11 ribu keluarga penerima manfaat di Kabupaten Merangin. Penyaluran dilakukan melalui mekanisme langsung pemerintah pusat ke rekening penerima.

Di sisi lain, Pemkab Merangin juga merealisasikan pemasangan listrik gratis bagi warga SAD di Desa Pauh Menang dengan nilai bantuan puluhan juta rupiah, sebagai bagian dari peningkatan akses layanan dasar di wilayah terpencil.

Bupati Merangin, M. Syukur, menegaskan bahwa program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mendorong perubahan pola hidup masyarakat SAD agar lebih mandiri secara ekonomi dan tidak lagi bergantung sepenuhnya pada hasil hutan.

Ia menyebut kawasan Dam Betuk disiapkan sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis masyarakat yang diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan jika dimanfaatkan secara optimal.

Bupati juga menekankan bahwa pemerintah daerah akan terus mengevaluasi dan memperluas program serupa apabila terbukti memberikan hasil positif bagi masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan pentingnya menjauhi aktivitas ilegal seperti Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) serta menghindari pihak-pihak yang berupaya memanfaatkan masyarakat adat untuk kepentingan tertentu.

Menurutnya, seluruh warga memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, sehingga setiap bantuan dan program yang diberikan pemerintah harus dijaga serta dimanfaatkan secara bertanggung jawab demi keberlanjutan kesejahteraan masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *