Imam Tunanetra Asal Sinjai Disambut Istimewa di Tanah Suci, Arab Saudi Rencanakan Wakaf Masjid

Saifuddin, imam tunanetra asal kabupaten Sinjai, Sulsel, menabung selama 20 Tahun demi berangkat haji [SuaraSulsel.id/Istimewa]
Perjalanan spiritualnya di tengah keterbatasan fisik mendapat apresiasi khusus dari Pemerintah Arab Saudi yang disebut berencana memberikan penghormatan berupa pembangunan masjid serta wakaf yang dikaitkan dengan namanya.
Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keteguhan Saifuddin dalam menjalankan ibadah haji meski memiliki keterbatasan penglihatan. Kisah perjuangannya juga menyita perhatian banyak pihak di Tanah Suci.
Momen penghormatan itu berlangsung di Hotel 608 Al-Hadaiq Al-Raqiah, kawasan Jarwal, Makkah, pada Rabu (13/5/2026), saat perwakilan Pemerintah Arab Saudi melakukan kunjungan langsung kepada jemaah haji Indonesia.
Dalam kunjungan tersebut, pihak tuan rumah juga secara khusus mencari dua jemaah tertua, laki-laki dan perempuan, untuk diberikan ucapan selamat datang serta hadiah sebagai bentuk penghormatan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sinjai, H. Faried Wajedi, yang bertugas sebagai Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), turut mendampingi sekaligus menjadi penerjemah dalam pertemuan tersebut.
“Mereka mencari dua orang jemaah tertua, laki-laki dan perempuan. Kami diminta menyampaikan maksud kedatangan mereka untuk memberikan ucapan selamat datang dan hadiah,” ujar Faried.Dikutip dari Suara.com
Kehadiran Saifuddin dalam rombongan haji Indonesia menjadi inspirasi tersendiri, tidak hanya bagi sesama jemaah, tetapi juga bagi banyak pihak yang mengikuti kisah perjalanannya di Tanah Suci.



