Rombongan JATMAN Provinsi Jambi dipimpin langsung oleh KH. Rusdi. Dalam kesempatan tersebut, pihak JATMAN menyampaikan hasil rapat Pengurus Wustho terkait rencana pelantikan Pengurus JATMAN Provinsi Jambi yang direncanakan akan difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan itu, Kepala Badan Kesbangpol, Kabag Kesra, Kabag Prokopim, serta sejumlah pengurus JATMAN Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Bupati Anwar Sadat menegaskan pentingnya peran JATMAN NU dalam menjaga dan memperkuat ajaran Ahlussunnah wal Jama’ah di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan organisasi keagamaan seperti JATMAN memiliki kontribusi besar dalam membina umat melalui pendekatan spiritual dan nilai-nilai tasawuf yang moderat.
“JATMAN memiliki peran penting dalam membimbing masyarakat melalui thariqah yang mu’tabarah. Pemerintah daerah tentu mendukung upaya penguatan nilai-nilai keagamaan yang damai, toleran, dan cinta tanah air,” ujar Bupati.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat siap terus menjalin kerja sama dengan JATMAN dalam berbagai program pembinaan umat, termasuk majelis dzikir serta pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren.
Selain membahas agenda pelantikan, Bupati turut mengusulkan agar kegiatan tersebut nantinya melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti DPRD, TNI, Polri, kejaksaan, hingga lembaga peradilan agar tercipta dukungan yang lebih luas terhadap kegiatan keagamaan di daerah.
Sementara itu, KH. Rusdi menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Ia berharap sinergi antara ulama dan pemerintah daerah dapat terus terjalin dengan baik demi terciptanya masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.
“Silaturahmi ini menjadi langkah positif untuk memperkuat kolaborasi antara ulama dan umaro dalam membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik,” ungkap KH. Rusdi.
Pertemuan tersebut menjadi simbol eratnya hubungan antara pemerintah daerah dan tokoh keagamaan dalam menjaga persatuan, keharmonisan, serta nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat Tanjung Jabung Barat.(*)