Gaji Pilot Singapore Airlines Tembus Rp5 Miliar per Tahun, Jadi yang Tertinggi di Asia

Gaji Pilot Singapore Airlines Tembus Rp5 Miliar per Tahun, Jadi yang Tertinggi di Asia

Ilustrasi Singapore Airlines. (Antara)

INDOSBERITA.ID.SINGAPURA – Singapore Airlines (SIA) kembali menjadi sorotan industri penerbangan dunia setelah tetap mempertahankan posisi sebagai salah satu maskapai dengan bayaran pilot tertinggi di Asia pada 2026.

Maskapai premium asal Singapura itu menawarkan gaji fantastis, bonus tahunan, hingga berbagai tunjangan operasional bagi pilot yang menerbangkan rute internasional jarak jauh dan ultrajarak jauh.

Beroperasi dari Bandara Changi, Singapore Airlines melayani penerbangan ke berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika Utara, hingga Oseania menggunakan armada modern seperti Airbus A350, Airbus A380, dan Boeing 777.

Selain dikenal memiliki layanan kelas dunia, maskapai ini juga memiliki armada berbadan lebar dengan teknologi canggih yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pilot profesional.

Berdasarkan laporan Aviationa2z, gaji first officer atau kopilot Singapore Airlines pada 2026 diperkirakan mencapai S$110.000 hingga S$170.000 per tahun, setara sekitar Rp1,4 miliar hingga Rp2,2 miliar.

Besaran pendapatan tersebut dipengaruhi oleh pengalaman, jenis pesawat yang diterbangkan, serta jumlah jam terbang. Pilot junior yang melayani rute regional biasanya memperoleh gaji awal lebih rendah dibanding pilot senior di armada internasional berbadan lebar.

Tidak hanya menerima gaji pokok, para pilot juga mendapatkan berbagai tambahan pendapatan seperti tunjangan produktivitas, uang inap internasional, bonus tahunan, hingga pembagian keuntungan perusahaan.

Pilot yang menerbangkan Airbus A350 dan Boeing 777 pada rute jarak jauh disebut memperoleh kompensasi lebih besar karena durasi penerbangan yang panjang dan tingkat operasional yang lebih kompleks.

Sementara itu, posisi kapten pilot menjadi yang paling prestisius sekaligus bergaji tinggi. Pada 2026, kapten Singapore Airlines diperkirakan menerima pendapatan sekitar S$260.000 hingga S$400.000 per tahun atau setara Rp3,4 miliar hingga Rp5,3 miliar.

Kapten senior yang mengoperasikan Airbus A380 atau layanan ultrajarak jauh Airbus A350 bahkan berpotensi memperoleh penghasilan lebih tinggi setelah ditambah bonus dan tunjangan operasional.

Besarnya kompensasi tersebut membuat Singapore Airlines tetap menjadi salah satu tujuan karier paling diminati pilot profesional di kawasan Asia dan dunia.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *