Gempa M 7,6 di Sulawesi Utara Renggut Satu Korban

Gempa M 7,6  di Sulawesi Utara Renggut Satu Korban

Ilustrasi gempa bumi (Pixabay)

INDOSBERITA.ID.MANADO – Suasana pagi di Sulawesi Utara mendadak berubah mencekam ketika gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah tersebut pada Kamis (2/4/2026) sekitar pukul 06.48 WITA. Getaran kuat yang terasa cukup lama membuat warga di Manado dan sekitarnya panik.

Sejumlah warga berlari keluar rumah tanpa sempat membawa barang berharga. Jalanan dipenuhi warga yang mencari tempat aman, sementara lainnya berkumpul di lapangan dan area terbuka untuk menghindari potensi runtuhan bangunan.

Di tengah kepanikan itu, kabar duka datang dari Gedung Hall B KONI Manado. Seorang lansia, Deice Lahia (69), meninggal dunia setelah tertimpa reruntuhan kanopi yang roboh saat gempa terjadi.

Wakapolda Sulawesi Utara, Brigjen Pol Awi Setiyono, yang meninjau langsung lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa bagian kanopi di sisi utara gedung tidak mampu menahan guncangan.

“Struktur kanopi di sisi utara runtuh dan menimpa warga yang berada di bawahnya. Satu korban meninggal dunia di tempat,” jelasnya.

Petugas gabungan bergerak cepat melakukan evakuasi dan sterilisasi area. Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Manado untuk penanganan lebih lanjut.

Data dari BMKG menunjukkan pusat gempa berada di wilayah utara Laut Maluku (Northern Molucca Sea). Getaran tidak hanya dirasakan di Manado, tetapi juga meluas hingga Minahasa Utara.

Hingga beberapa jam setelah kejadian, warga masih memilih bertahan di luar rumah. Rasa khawatir akan gempa susulan membuat mereka enggan kembali ke dalam bangunan sebelum ada kepastian kondisi aman dari pihak berwenang.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *