AS Tawarkan Hadiah Rp170 Miliar Informasi Pemimpin Baru Iran

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Sayyed Mojtaba Khamenei. (Anadolu Agency)
INDOSBERITA.ID WASHINGTON – Pemerintah Amerika Serikat menawarkan hadiah hingga USD10 juta atau sekitar Rp170 miliar bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi terkait keberadaan pemimpin baru Iran, Mojtaba Khamenei, serta sejumlah pejabat tinggi lainnya.
Tawaran tersebut diumumkan melalui program Rewards for Justice milik U.S. Department of State pada Jumat waktu setempat.
Dalam pernyataannya, program itu menyebut hadiah akan diberikan kepada pihak yang memberikan informasi mengenai tokoh-tokoh penting yang terlibat dalam kepemimpinan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) beserta jaringan dan cabangnya.
Menurut pemerintah AS, para pejabat tersebut diduga memiliki peran dalam mengarahkan aktivitas IRGC yang dituding terlibat dalam berbagai operasi yang berkaitan dengan terorisme internasional.
Beberapa nama yang masuk dalam daftar pencarian antara lain Wakil Kepala Staf Kantor Pemimpin Tertinggi Ali Asghar Hejazi, penasihat politik Ali Larijani, Menteri Dalam Negeri Eskandar Momeni, serta Menteri Intelijen dan Keamanan Esmail Khatib.
Program Rewards for Justice sendiri telah lama digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk mengumpulkan informasi mengenai tokoh yang dianggap terlibat dalam aktivitas terorisme global.
Situasi di Timur Tengah memanas setelah Amerika Serikat bersama Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah target militer di Iran pada 28 Februari lalu. Serangan tersebut dilaporkan menimbulkan kerusakan besar dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran sebelumnya, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan wilayah Israel serta fasilitas militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Setelah wafatnya Ali Khamenei, putranya, Mojtaba Khamenei, kemudian dipilih sebagai pemimpin tertinggi Iran. Hingga saat ini pemerintah Iran belum mengumumkan perubahan lebih lanjut dalam struktur kepemimpinan militer negara tersebut.(zr)




