Viral! Warga Tandu Pasien Lewati Jalan Rusak di Renah Pemetik Kerinci, Ambulans Tak Bisa Masuk

Viral! Warga Tandu Pasien Lewati Jalan Rusak di Renah Pemetik Kerinci, Ambulans Tak Bisa Masuk

JALAN RUSAK – Kolase foto warga tandu orang sakit karena jalan rusak. Kondisi jalan yang rusak parah membuat warga yang sedang sakit sering kali terpaksa ditandu menggunakan alat sederhana.. Kejadian terbaru di Renah Pemetik, Kabupaten Kerinci, seorang warga Semurup yang sedang jatuh sakit harus ditandu secara bergotong royong oleh masyarakat setempat.

INDOSBERITA.ID.KERINCI – Kondisi infrastruktur jalan di wilayah terpencil Kabupaten Kerinci kembali menjadi sorotan. Jalan yang rusak parah memaksa warga Renah Pemetik menandu seorang pasien menggunakan tandu darurat saat hendak menuju Semurup karena kendaraan tidak bisa melintasi jalur tersebut.

Peristiwa itu kembali menggambarkan sulitnya akses transportasi di sejumlah daerah pelosok. Warga harus mengandalkan gotong royong setiap kali ada warga yang membutuhkan pertolongan medis.

Warga Gotong Royong Tandu Pasien

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (26/7/2026). Sejumlah warga mengangkat seorang pasien menggunakan tandu sederhana yang mereka buat dari batang bambu dan kain.

Mereka berjalan menyusuri jalan berlumpur dan berbatu menuju Semurup. Kondisi jalan yang rusak membuat ambulans maupun kendaraan roda empat tidak dapat mencapai lokasi.

Warga pun memilih membawa pasien dengan tenaga sendiri agar segera memperoleh penanganan medis.

Rekaman Video Viral di Media Sosial

Aksi gotong royong itu terekam dalam video berdurasi sekitar 56 detik. Akun Facebook Adian Hamka mengunggah rekaman tersebut. Selanjutnya, akun Instagram @berita_kerinci_sungai_penuh membagikan ulang video itu hingga menarik perhatian warganet.

Video memperlihatkan suasana malam yang gelap. Warga hanya mengandalkan cahaya senter kepala dan lampu telepon genggam saat melewati jalan yang penuh lubang dan bebatuan.

Beberapa pria memikul tandu secara bergantian. Mereka juga terus berkomunikasi untuk menjaga keseimbangan dan keselamatan pasien selama perjalanan.

Jalan Rusak Sudah Lama Dikeluhkan

Melalui unggahannya, Adian Hamka mengungkapkan bahwa peristiwa seperti ini bukan kali pertama terjadi di Renah Pemetik.

“Jalan yang penuh sejarah, ini sudah yang kesekian kalinya menandu orang sakit dari Renah Pemetik ke Semurup,” tulis Adian dalam unggahannya.

Pernyataan itu menggambarkan bahwa kerusakan jalan telah berlangsung cukup lama dan terus menyulitkan aktivitas masyarakat, terutama saat menghadapi kondisi darurat.

Warga Harapkan Perbaikan Jalan

Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Kerinci bersama Pemerintah Provinsi Jambi segera memperbaiki akses jalan menuju Renah Pemetik.

Selain menjadi jalur utama warga, kawasan tersebut juga merupakan salah satu sentra pertanian di Kabupaten Kerinci. Jalan yang layak tidak hanya mempermudah akses layanan kesehatan, tetapi juga membantu petani mengangkut hasil panen dan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *