Terungkap! Penyebab Blackout Sumatera Dipastikan Bukan Unsur Kesengajaan

Terungkap! Penyebab Blackout Sumatera Dipastikan Bukan Unsur Kesengajaan

RILIS – Konferensi pers Sumatera blackout di Jakarta. Teori konspirasi dan spekulasi liar mengenai adanya unsur kesengajaan di balik lumpuhnya sistem kelistrikan Pulau Sumatera, termasuk di Provinsi Jambi akhirnya terpatahkan. Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) secara resmi merilis hasil penyelidikan ilmiah terkini terkait penyebab padamnya arus energi massal (blackout) yang menyelimuti lima provinsi sejak Jumat malam lalu.

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Berbagai spekulasi dan isu yang beredar di masyarakat terkait pemadaman listrik besar-besaran di Pulau Sumatera, termasuk Provinsi Jambi, akhirnya dijawab secara resmi oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Hasil penyelidikan memastikan bahwa peristiwa blackout tersebut tidak disebabkan oleh sabotase maupun unsur kesengajaan.

Markas Besar Polri melalui Bareskrim Polri menegaskan bahwa gangguan sistem kelistrikan yang melumpuhkan lima provinsi sejak Jumat malam lalu murni dipicu oleh faktor teknis akibat gangguan alam, terutama cuaca ekstrem yang terjadi di sejumlah wilayah.

Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, menyampaikan bahwa hasil penyelidikan ilmiah yang dilakukan tim gabungan, termasuk Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter), Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri, serta ahli dari PT PLN (Persero), tidak menemukan adanya indikasi tindak pidana.

“Sampai saat ini dapat kami pastikan tidak ditemukan adanya indikasi sabotase ataupun unsur kesengajaan dalam peristiwa blackout,” ujar Irjen Nunung dalam konferensi pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan bahwa gangguan utama berasal dari cuaca buruk yang berdampak pada sistem transmisi listrik Sumatera hingga keluar dari jalur interkoneksi.

Selain itu, tim investigasi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Titik awal gangguan diketahui berada di sekitar tower transmisi di kawasan Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi.

Di lokasi tersebut, ditemukan adanya kabel transmisi utama yang putus secara fisik. Kondisi ini kemudian memicu gangguan berantai yang menyebabkan sistem kelistrikan di sejumlah wilayah Sumatera mengalami pemadaman besar.

Meski demikian, Polri menegaskan akan tetap melakukan pendalaman lanjutan untuk memastikan seluruh aspek teknis dapat teridentifikasi secara menyeluruh dan mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Dengan adanya penjelasan resmi ini, Polri berharap masyarakat tidak lagi terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penyebab blackout tersebut.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *