Saat Kabut Asap Datang,Dinkes Sungai Penuh Ingatkan Warga Waspadai ISPA

Foto Ilustrasi
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah Kota Sungai Penuh mendorong Dinas Kesehatan memperkuat langkah pencegahan gangguan pernapasan. Petugas kesehatan kini turun langsung ke masyarakat untuk mengurangi risiko infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Gunardi, mengatakan pihaknya mengerahkan puskesmas untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi udara yang kurang baik.
Petugas membagikan masker kepada warga sekaligus memberikan edukasi mengenai cara menjaga kesehatan selama kabut asap masih menyelimuti wilayah kota.
“Kami turun langsung ke masyarakat untuk membagikan masker dan memberikan edukasi,” ujar Gunardi.
Dinas Kesehatan juga menggandeng sejumlah organisasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Melalui puskesmas, petugas menjangkau warga sekaligus mengingatkan mereka agar lebih memperhatikan kondisi kesehatan.
Selain itu, Dinas Kesehatan menggerakkan layanan Puskesmas Keliling. Petugas memanfaatkan layanan tersebut untuk memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menyampaikan edukasi secara langsung kepada masyarakat.
Warga Diminta Kurangi Aktivitas di Luar
Gunardi mengingatkan masyarakat agar mengurangi aktivitas di luar ruangan ketika kabut asap semakin pekat.
Bagi warga yang harus beraktivitas di luar rumah, ia meminta mereka menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap.
Gunardi juga meminta masyarakat segera mendatangi fasilitas kesehatan jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya.
“Jika mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas atau gangguan pernapasan lainnya, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan,” imbau Gunardi.Sabtu 19 September 2026.
Dinas Kesehatan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika kualitas udara memburuk. Masyarakat juga perlu memperhatikan kondisi tubuh dan tidak mengabaikan gejala gangguan pernapasan.
Langkah sederhana seperti menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan dan segera mencari pertolongan medis saat muncul keluhan dapat membantu masyarakat menjaga kesehatan di tengah paparan kabut asap.



