PNBP Wisata TNKS Capai Rp102 Juta, BB TNKS Optimistis Akan Meningkat
oleh Asep Sanjaya ·

Objek Wisata Danau Gunung Tujuh,Foto Gemini IA
INDOSBERITA.ID.KERINCI – BB TNKS mencatat penerimaan negara bukan pajak (PNBP) dari sektor wisata alam sebesar Rp102 juta. Penerimaan itu berasal dari kunjungan wisata di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat selama Januari hingga Juni 2026.
Angka tersebut menjadi modal awal bagi BB TNKS untuk mengejar target penerimaan tahunan sebesar Rp600 juta.
Penelaah Teknis Kebijakan BB TNKS, Meri Deswita, mengatakan capaian semester pertama masih jauh dari target. Namun, pihaknya tetap optimistis penerimaan akan meningkat pada semester kedua.
“Potensi wisata alam TNKS sangat besar. Karena itu, kami optimistis penerimaan PNBP dari sektor wisata dapat meningkat pada semester kedua tahun ini,” kata Meri Deswita.
Menurut Meri, capaian Rp102 juta menjadi perhatian BB TNKS. Potensi wisata alam di kawasan konservasi tersebut dinilai belum tergarap secara maksimal.
Selisih besar di banding tahun 2025
Pada tahun 2025, penerimaan negara bukan pajak dari kunjungan wisata alam di kawasan TNKS mencapai Rp1,2 miliar. Karena itu, capaian semester pertama tahun 2026 masih terpaut jauh di bandingkan periode tahun sebelumnya.
BB TNKS menilai selisih tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang. Pihaknya ingin meningkatkan kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi wisata alam di kawasan konservasi.
Untuk mengejar target, BB TNKS akan memperkuat promosi wisata. Pihaknya juga akan meningkatkan kualitas layanan kunjungan.
Selain itu, BB TNKS akan menjalin kolaborasi dengan berbagai pihak. Langkah itu di lakukan agar potensi wisata TNKS dapat di manfaatkan secara optimal tanpa mengabaikan aspek konservasi.
Libur panjang di harapkan dongkrak kunjungan
Meri menambahkan, peningkatan jumlah wisatawan di perkirakan terjadi saat momentum libur panjang. Momen tersebut terutama pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dan pergantian Tahun Baru.
“Biasanya kunjungan wisatawan meningkat pada momen libur panjang. Kami berharap hal itu dapat mendongkrak penerimaan PNBP TNKS,” ujarnya.
Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan salah satu kawasan konservasi terbesar di Indonesia. Kawasan ini membentang di empat provinsi, yaitu Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.
TNKS memiliki beragam objek wisata alam unggulan. Destinasi itu meliputi pendakian gunung, air terjun, danau, serta wisata flora dan fauna endemik.
Dengan potensi tersebut, BB TNKS berharap sektor wisata alam dapat menjadi sumber penerimaan negara yang terus berkembang. Sektor itu juga di harapkan mendukung pelestarian kawasan konservasi.



