Pemerintah Targetkan Perbaikan 400 Ribu Rumah Tak Layak Huni

Perumahan Layak HuniHeadli
INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Pemerintah terus mempercepat Program 3 Juta Rumah untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian layak dan terjangkau. Selain menyalurkan rumah subsidi, pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming juga memperbesar anggaran bedah rumah.
Penyaluran Rumah Subsidi Capai 180.600 Unit
Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, mencatat penyaluran rumah subsidi melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) mencapai 180.600 unit hingga 14 Oktober 2026.
“Realisasi penyaluran FLPP tersebut setara 51,6 persen dari target 350.000 unit rumah subsidi pada 2026,” ujar Kurnia di Jakarta, Minggu (18/10/2026).
Capaian ini menunjukkan upaya pemerintah memperluas akses kepemilikan rumah. Namun, pemerintah juga memperhatikan warga yang masih tinggal di rumah tidak layak huni.
Anggaran Bedah Rumah Naik Jadi Rp8,59 Triliun
Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), pemerintah menargetkan perbaikan 400.000 rumah tidak layak huni pada 2026. Untuk mencapai target tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran Rp8,59 triliun.
Anggaran itu melonjak dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, pemerintah mengalokasikan Rp1,02 triliun untuk memperbaiki sekitar 45.073 rumah.
Dengan peningkatan anggaran tersebut, pemerintah ingin memperluas manfaat program bedah rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Program ini juga mendorong warga menempati hunian yang lebih aman dan sehat.
“Program bedah rumah ditujukan untuk meningkatkan kualitas hunian masyarakat berpenghasilan rendah agar lebih aman dan sehat. Pelaksanaannya juga diharapkan menggerakkan ekonomi lokal melalui pembelian bahan bangunan dan penyerapan tenaga kerja,” jelas Kurnia.
Pemerintah Bidik Ratusan Ribu Hunian
Pemerintah mencatat realisasi Program 3 Juta Rumah mencapai 324.213 unit hingga 13 Juni 2026. Sementara itu, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) menetapkan target fisik 414.184 unit untuk 2026.
Dari target tersebut, program BSPS menyasar 400.000 rumah per 10 September 2026. Angka ini menunjukkan besarnya perhatian pemerintah terhadap perbaikan kualitas hunian masyarakat.
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia dua tahun pada 20 Oktober 2026. Karena itu, percepatan rumah subsidi dan bedah rumah menjadi bagian penting dari upaya pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat.
Ke depan, pemerintah perlu menjaga pelaksanaan program agar target tercapai dan semakin banyak keluarga dapat menikmati hunian yang layak.




