Monadi Soroti Persoalan Sampah di Objek Wisata Kerinci, Minta Masyarakat Lebih Peduli

Foto Ilustrasi
INDOSBERITA.ID.KERINCI – Bupati Kerinci, Monadi, menyoroti persoalan sampah di sejumlah kawasan objek wisata. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena dapat mengurangi keindahan destinasi wisata sekaligus mencoreng citra Kabupaten Kerinci sebagai daerah tujuan wisata.
Monadi menyampaikan hal itu saat menutup Festival Budaya Kerinci Tahun 2026. Ia menilai persoalan sampah muncul akibat sejumlah faktor, mulai dari belum optimalnya kelembagaan dan tata kelola pengelolaan sampah hingga rendahnya kepedulian sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
“Persoalan sampah ini bukan hanya soal pengelolaan, tetapi juga menyangkut kesadaran dan kepedulian kita bersama terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Monadi.Senin 02 November 2026.
Karena itu, Monadi mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan lingkungan, terutama di kawasan objek wisata. Ia juga mengingatkan pengunjung agar tidak membuang sampah sembarangan.
“Kita mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan kawasan objek wisata. Jangan membuang sampah sembarangan karena dapat merusak keindahan daerah yang kita banggakan ini,” tegasnya.
Menurutnya, kebersihan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keindahan dan daya tarik wisata Kabupaten Kerinci. Lingkungan yang bersih juga memberikan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung.
Monadi berharap pemerintah daerah, pengelola objek wisata, dan masyarakat dapat mengambil peran masing-masing dalam mengatasi persoalan sampah serta masyarakat juga tidak membuang sampah ke dalam sungai sehingga akan bermuara ke Danau Kerinci.
“Kita berharap seluruh pihak, baik pemerintah, pengelola objek wisata maupun masyarakat, dapat berperan aktif menjaga kebersihan. Mari biasakan membuang sampah pada tempatnya agar objek wisata Kerinci tetap bersih, indah, dan nyaman dikunjungi,” tutupnya.





