KOMPAS 2026 Jadi Panggung Adu Bakat Siswa Madrasah di Sungai Penuh

KOMPAS 2026 Jadi Panggung Adu Bakat Siswa Madrasah di Sungai Penuh

Kemenag Sungai Penuh Buka Kegiatan Kompas 2026

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH –

Suasana Pondok Pesantren Arafah Kota Sungai Penuh terasa lebih semarak, Rabu (2/9/2026). Siswa madrasah dari berbagai jenjang berkumpul untuk mengikuti Kompetisi Olahraga dan Seni (KOMPAS) Kementerian Agama Kota Sungai Penuh Tahun 2026.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kota Sungai Penuh, H. Hardiman, S.Ag., M.M., membuka langsung ajang KOMPAS 2026. Selain itu, Kasubbag Tata Usaha, Plh. Kasi Pendis, Pengawas Madrasah, para kepala madrasah, guru pendamping, serta peserta turut hadir dalam pembukaan.

KOMPAS 2026 menghadirkan berbagai cabang olahraga dan seni. Sementara itu, peserta dari tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) hingga Madrasah Aliyah (MA) siap menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

Adapun cabang seni meliputi tari kreasi, bertutur, baca puisi, kaligrafi, vokal solo, dan tilawah. Selain itu, peserta juga mengikuti cabang olahraga seperti catur, bola voli, tenis meja, futsal, bulu tangkis, serta lari 100 meter.

Dorong Siswa Kembangkan Potensi

Dalam sambutannya, H. Hardiman mengatakan madrasah memiliki siswa dengan potensi yang beragam. Oleh sebab itu, ia mendorong peserta didik untuk mengembangkan kemampuan di berbagai bidang.

Menurutnya, prestasi siswa tidak hanya bergantung pada kemampuan dalam bidang keagamaan. Sebaliknya, siswa juga perlu mengasah bakat melalui olahraga, seni, serta kegiatan kreatif lainnya.

“Kita ingin peserta didik madrasah tidak hanya unggul dalam bidang keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang, termasuk olahraga dan seni,” kata H. Hardiman.

Lebih lanjut, ia menjelaskan KOMPAS memberikan ruang kepada siswa untuk menunjukkan bakat dan kreativitas. Di samping itu, kompetisi tersebut juga melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan siswa menghadapi persaingan.

Dengan demikian, peserta tidak hanya belajar mengejar kemenangan. Mereka juga belajar menghargai kemampuan lawan dan menjaga persaingan tetap sehat.

Tekankan Sportivitas dalam Kompetisi

Selanjutnya, H. Hardiman meminta seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat. Ia juga mengingatkan siswa agar tetap menjunjung tinggi sportivitas selama berkompetisi.

“Ikuti kompetisi dengan semangat dan junjung tinggi sportivitas. Jadikan kegiatan ini sebagai pengalaman untuk mengembangkan potensi dan membangun kepercayaan diri,” ujarnya.

Selain mengejar prestasi, KOMPAS 2026 juga mempertemukan siswa dan guru dari berbagai madrasah. Karena itu, kegiatan tersebut membuka kesempatan bagi peserta untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun hubungan positif antarmadrasah.

Pada akhirnya, KOMPAS 2026 tidak sekadar menghadirkan persaingan untuk memperebutkan piala dan medali. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk mengasah kemampuan, membangun karakter, dan menunjukkan potensi terbaik.

Melalui kegiatan tersebut, Kemenag Kota Sungai Penuh terus mendorong lahirnya generasi madrasah yang sehat, kreatif, percaya diri, berprestasi, serta memiliki karakter positif.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *