Komoditas Unggulan,219 Ribu Tanaman Kopi Jadi Harapan Baru Petani Sungai Penuh

Komoditas Unggulan,219 Ribu Tanaman Kopi Jadi Harapan Baru Petani Sungai Penuh

219 Ribu Bibit Kopi Turun ke Kebun, Alfin Pacu Ekonomi Petani Sungai Penuh

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH — Pemerintah Kota Sungai Penuh terus mendorong kopi sebagai komoditas unggulan daerah. Komoditas ini dinilai mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Salah satu langkahnya melalui penyaluran 219.000 batang bibit kopi. Bantuan tersebut menyasar 11 kelompok tani di Desa Renah Kayu Embun, Kecamatan Kumun Debai.

Bibit Kopi untuk Petani

Wali Kota Sungai Penuh Alfin, SH menyerahkan bantuan tersebut pada Jumat (11/9/2026). Penyerahan berlangsung setelah Salat Jumat di Masjid Nurul Haq.

Bibit yang diberikan terdiri dari Kopi Arabika Gayo 3 dan Robusta. Pemerintah menargetkan bantuan ini dapat memperkuat sektor perkebunan.

Program tersebut juga mendukung percepatan hilirisasi kopi di Kota Sungai Penuh. Dengan begitu, petani tidak hanya fokus pada hasil panen.

Alfin meminta kelompok tani merawat bibit secara maksimal. Ia berharap tanaman kopi dapat tumbuh dan menghasilkan produk berkualitas.

“Bibit kopi ini harus dimanfaatkan dan dirawat sebaik mungkin. Pemerintah berharap seluruh kelompok tani dapat menanam, memelihara, hingga mengembangkan tanaman kopi ini,” ujar Alfin.

Menurutnya, pengembangan kopi dapat meningkatkan produksi. Program ini juga membuka peluang untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

Kompos untuk Warga

Selain bibit kopi, pemerintah juga menyalurkan pupuk kompos. Kompos tersebut berasal dari hasil pengolahan TPST Renah Kayu Embun.

Warga yang tinggal di sekitar TPST mendapat dua karung kompos. Sementara itu, warga yang memiliki lahan perladangan mendapat satu karung.

Alfin mengatakan kompos dapat membantu menyuburkan tanaman. Pemanfaatannya juga dapat memberi nilai ekonomi dari pengelolaan sampah.

“Pemanfaatan kompos ini bukan hanya membantu menyuburkan tanaman, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengelolaan sampah dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Dorong Hilirisasi Kopi

Dalam kegiatan tersebut, Alfin hadir bersama Wakil Wali Kota Azhar Hamzah. Sejumlah anggota DPRD, Sekda Alpian, dan jajaran OPD juga turut hadir.

Pada kesempatan itu, Wali Kota memberikan penghargaan kepada tenaga kebersihan Dinas Lingkungan Hidup. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi mereka menjaga kebersihan kota.

Setelah itu, kegiatan berlanjut dengan penanaman bibit kopi secara simbolis. Alfin bersama para tamu dan kelompok tani ikut melakukan penanaman.

Penanaman tersebut menjadi bagian dari program percepatan hilirisasi kopi. Pemerintah ingin mendorong lahirnya sentra produksi kopi berkualitas di Sungai Penuh.

Pemerintah juga berharap produktivitas petani terus meningkat. Kopi Sungai Penuh di harapkan semakin di kenal di tingkat regional dan nasional.

Dengan dukungan bibit, kompos, dan pendampingan, sektor perkebunan mendapat peluang berkembang lebih besar. Program ini sekaligus menjadi langkah menuju pertanian yang lebih produktif dan berdaya saing.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *