Harga HP Terancam Melonjak, Xiaomi Minta Konsumen Bersiap

Harga HP Terancam Melonjak, Xiaomi Minta Konsumen Bersiap

Xiaomi Bocorkan Ancaman Baru Industri Smartphone Global

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Produsen smartphone global mulai menghadapi tekanan besar akibat melonjaknya harga komponen teknologi, terutama cip memori yang menjadi bagian penting dalam perangkat elektronik modern. Kondisi ini diperkirakan berdampak langsung pada kenaikan harga ponsel dalam beberapa tahun mendatang.

Perusahaan teknologi asal China, Xiaomi, menjadi salah satu pihak yang lebih awal mengingatkan potensi lonjakan harga smartphone di pasar global. CEO Xiaomi, Lei Jun, menyebut kenaikan biaya memori sudah terlihat sejak tahun lalu dan tren tersebut diprediksi masih akan berlanjut dalam jangka panjang.

Menurut Lei Jun, produsen perangkat elektronik kini menghadapi tantangan berat untuk menjaga harga produk tetap stabil. Ia mengatakan biaya produksi meningkat karena harga komponen inti industri teknologi terus mengalami kenaikan.

Lei Jun bahkan menyarankan konsumen yang berencana mengganti smartphone dalam waktu dekat agar mempertimbangkan membeli lebih awal. Pasalnya, harga perangkat diperkirakan akan semakin mahal jika biaya cip memori terus meningkat.

Meski demikian, Xiaomi mengklaim masih berusaha mempertahankan harga jual agar tetap kompetitif di pasar. Perusahaan disebut melakukan berbagai langkah efisiensi, mulai dari optimalisasi rantai pasok hingga pengembangan teknologi internal untuk menekan biaya produksi.

Namun, kemampuan produsen smartphone menahan kenaikan harga dinilai tidak akan berlangsung selamanya. Jika harga komponen terus naik, perusahaan teknologi diperkirakan tidak punya banyak pilihan selain menyesuaikan harga jual perangkat kepada konsumen.

Sebelumnya, Presiden Xiaomi Group, Lu Weibing, juga memperingatkan bahwa harga smartphone flagship premium buatan merek-merek China berpotensi menyentuh 10.000 yuan pada akhir 2026. Nilai tersebut setara sekitar US$1.470.

Ia menilai tekanan pada industri semikonduktor global belum akan mereda hingga beberapa tahun ke depan. Bahkan, tren kenaikan harga komponen diperkirakan masih berlanjut sampai 2028.

Kondisi tersebut mulai terlihat di pasar China. Sejumlah model smartphone dilaporkan mengalami kenaikan harga sejak Maret 2026, dengan peningkatan sekitar 200 hingga 400 yuan akibat membengkaknya biaya produksi komponen utama.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *