Harga Emas Antam Pekan Ini Naik Turun, Berakhir Turun Rp9.000 per Gram

Harga Emas Antam Pekan Ini Naik Turun, Berakhir Turun Rp9.000 per Gram

Pekerja menunjukkan emas yang dijual di Butik Emas Logam Mulia PT. Aneka Tambang (Antam) di Pulogadung, Jakarta Timur, Kamis (28/11/2024). ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/YU (ANTARA FOTO/FAKHRI HERMANSYAH).

INDOSBERITA.ID.JAMBI – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) bergerak naik turun selama periode 27 Juli hingga 2 Agustus 2026. Meski sempat menyentuh level tertinggi pada akhir pekan kerja, harga akhirnya ditutup melemah Rp9.000 per gram dibandingkan awal pekan.

Awal Pekan Dibuka Menguat

Pada Senin (27/7/2026), harga emas Antam naik Rp10.000. Harga jual mencapai Rp2,622 juta per gram, setelah sehari sebelumnya berada di level Rp2,612 juta per gram.

Akan tetapi, tren positif itu tidak berlangsung lama. Selasa (28/7/2026), harga terkoreksi Rp9.000 sehingga berada di angka Rp2,613 juta per gram.

Harga Sempat Sentuh Level Terendah

Selanjutnya, pelemahan berlanjut pada Rabu (29/7/2026). Saat itu, harga emas kembali turun Rp12.000 menjadi Rp2,601 juta per gram. Angka tersebut menjadi posisi terendah selama sepekan.

Namun, pasar kembali menunjukkan penguatan pada Kamis (30/7/2026). Harga emas Antam naik Rp15.000 dan kembali berada di level Rp2,616 juta per gram.

Capai Puncak Sebelum Kembali Melemah

Memasuki Jumat (31/7/2026), harga kembali meningkat Rp7.000. Kenaikan itu mendorong harga menjadi Rp2,623 juta per gram, sekaligus menjadi level tertinggi sepanjang pekan.

Meski demikian, penguatan tersebut tidak bertahan. Pada Sabtu (1/8/2026), harga emas turun cukup tajam sebesar Rp20.000 menjadi Rp2,603 juta per gram.

Sementara itu, harga emas tetap bertahan di level Rp2,603 juta per gram hingga Minggu (2/8/2026).

Sepekan Masih Berakhir di Zona Merah

Secara keseluruhan, harga emas Antam mencatat penurunan Rp9.000 per gram selama sepekan. Penurunan tersebut setara sekitar 0,34 persen jika dibandingkan dengan posisi pada awal periode.

Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa pasar emas masih mengalami fluktuasi tinggi. Karena itu, investor perlu mencermati perkembangan harga sebelum mengambil keputusan investasi.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *