Bupati Muaro Jambi Bahas Strategi Cetak ASN Bertalenta Bersama BKN

Bupati Muaro Jambi Dalami Kebijakan ASN Berbasis Talenta.
INDOSBERITA.ID.MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi terus memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN). Langkah ini bertujuan meningkatkan pelayanan publik agar semakin profesional dan efektif.
Karena itu, Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, SP., MM., M.Si., mengikuti Ekspose Manajemen Talenta Instansi Daerah di Wilayah Kerja Kantor Regional VII BKN.
Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Aula Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Selain itu, agenda tersebut menghadirkan pengarahan umum Kepala BKN mengenai kebijakan manajemen ASN. Para peserta kemudian mendapat informasi mengenai arah pengelolaan aparatur berbasis kompetensi dan talenta.
Dalam kesempatan itu, Pemkab Muaro Jambi memperkuat pemahaman mengenai pengembangan talenta ASN. Pemerintah daerah juga dapat bertukar informasi dan pengalaman terkait penerapan manajemen talenta di lingkungan instansi pemerintah.
Manajemen talenta menjadi salah satu strategi untuk mengembangkan potensi dan kompetensi aparatur. Melalui sistem tersebut, pemerintah dapat menyesuaikan pengembangan ASN dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah.
Selanjutnya, Bupati Bambang Bayu Suseno menegaskan komitmen Pemkab Muaro Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya aparatur.
Menurutnya, peningkatan kapasitas ASN memiliki peran penting dalam menghadirkan pelayanan publik yang efektif dan profesional.
Selain meningkatkan kompetensi, pemerintah daerah juga perlu mengembangkan potensi aparatur secara berkelanjutan. Dengan demikian, ASN dapat memberikan kontribusi sesuai kemampuan dan kebutuhan organisasi.
Sementara itu, Pemkab Muaro Jambi akan memperkuat koordinasi dengan BKN dalam menerapkan kebijakan manajemen ASN. Sinergi tersebut juga mencakup pengembangan sistem kepegawaian berbasis kompetensi dan talenta.
Melalui langkah tersebut, Pemkab Muaro Jambi terus mendorong terbentuknya birokrasi yang profesional. Pada akhirnya, peningkatan kualitas aparatur diharapkan dapat berjalan seiring dengan perbaikan pelayanan kepada masyarakat.(Di)



