Festival Geopark Merangin 2026,Rumah Tuo Tabir Jadi Promosikan Wisata
oleh Asep Sanjaya ·

Festival Geopark Merangin 2026
INDOSBERITA.ID, MERANGIN –
Festival Geopark Merangin 2026 resmi dibuka di kompleks situs budaya Rumah Tuo, Kelurahan Rantau Panjang, Kecamatan Tabir, Senin (20/7/2026). Pembukaan festival berlangsung meriah dan, sekaligus, menjadi momentum penting untuk mempromosikan kekayaan alam serta budaya Kabupaten Merangin.
Wakil Bupati Merangin, A. Khafidh, hadir mewakili Bupati Merangin M. Syukur dalam acara tersebut. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan rasa bangganya atas potensi besar Geopark Merangin yang di nilai mampu menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Provinsi Jambi.
Menurut A. Khafidh, keberadaan Geopark Merangin, situs budaya Rumah Tuo, serta berbagai destinasi wisata alam lainnya merupakan aset berharga yang harus di jaga bersama. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian warisan alam dan budaya tersebut.
“Kita sangat bangga memiliki kekayaan alam seperti Geopark Merangin, situs budaya Rumah Tuo, dan berbagai destinasi wisata lainnya. Oleh sebab itu, saya mengimbau seluruh masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat warisan ini agar tetap lestari dan memberi manfaat bagi generasi mendatang,” ujar A. Khafidh.
Kolaborasi Promosi Wisata dan Budaya
Festival Geopark Merangin 2026 di selenggarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Di sbudpar) Provinsi Jambi bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata. Selain itu, kegiatan ini juga di hadiri oleh Kepala Bidang Pemasaran Di sbudpar Provinsi Jambi, Erwin Effendi, para tokoh adat, serta pelaku budaya di lingkungan Rumah Tuo.
Berbagai pertunjukan seni budaya lokal di tampilkan untuk memperkenalkan tradisi masyarakat Merangin kepada para pengunjung. Sementara itu, festival juga di ramaikan dengan aneka perlombaan warga yang semakin menambah semarak suasana.
Lebih lanjut, A. Khafidh berharap Festival Geopark Merangin 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan masyarakat. Dengan demikian, festival ini di harapkan mampu memperkuat promosi Geopark Merangin sebagai destinasi wisata berbasis alam, budaya, dan sejarah yang dapat di kenal lebih luas, baik di tingkat nasional maupun internasional.



