DPRD Sungai Penuh Matangkan Jadwal Kerja dan Pembahasan Ranperda APBD 2025

Bamus DPRD Sungai Penuh Sinkronkan Agenda Kerja dengan Kenduri Sko 6 Luhah.
INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Sungai Penuh menyusun jadwal kegiatan Masa Persidangan III Tahun 2026 melalui rapat yang berlangsung pada Kamis (25/6/2026). Agenda tersebut menjadi acuan pelaksanaan seluruh kegiatan DPRD dalam beberapa bulan ke depan.
Ketua DPRD Kota Sungai Penuh, Hutri Randa, S.Sos., MM, memimpin rapat Bamus. Unsur pimpinan DPRD, anggota Bamus, dan jajaran Sekretariat DPRD mengikuti rapat tersebut.
Bamus memfokuskan pembahasan pada penyusunan agenda kerja DPRD. Jadwal yang disusun bertujuan menjaga kelancaran fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan selama Masa Persidangan III.
Rapat juga menetapkan tahapan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Sungai Penuh Tahun Anggaran 2025. Bamus ingin setiap proses berjalan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Bamus menyesuaikan agenda DPRD dengan kegiatan daerah. Salah satu agenda penting ialah Kenduri Sko 6 Luhah Sungai Penuh yang akan berlangsung pada 4–5 Juli 2026.
Penyesuaian jadwal memberi kesempatan kepada pimpinan dan anggota DPRD untuk menghadiri kegiatan adat tersebut. Langkah itu juga menunjukkan dukungan DPRD terhadap pelestarian budaya daerah.
Hutri Randa menegaskan bahwa DPRD berkomitmen meningkatkan kinerja kelembagaan. Menurutnya, penjadwalan yang baik akan membuat setiap agenda berjalan lebih efektif dan efisien.
“Penjadwalan kegiatan DPRD menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh agenda berjalan efektif, efisien, dan maksimal,” ujar Hutri Randa.
Ia juga mengajak seluruh jajaran DPRD terus memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Sungai Penuh. Kerja sama tersebut diharapkan mampu mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada masyarakat.
Melalui agenda yang telah di susun, DPRD optimistis seluruh kegiatan Masa Persidangan III Tahun 2026 dapat berjalan lancar. Hasil pembahasan itu di harapkan memberi kontribusi positif bagi pembangunan Kota Sungai Penuh.(Adv)



