Bank Sampah Sungai Penuh,Warga Bisa Tukar Barang Bekas Jadi Rupiah

Bank Sampah Sungai Penuh,Warga Bisa Tukar Barang Bekas Jadi Rupiah

DLH Dirikan Bank Sampah di Sungai Penuh.

INDOSBERITA.ID.SUNGAI PENUH – Sampah rumah tangga kini tidak selalu berakhir di tempat pembuangan. Di Kota Sungai Penuh, barang bekas yang masih bernilai bisa di tukar menjadi uang.

Peluang tersebut hadir melalui layanan bank sampah yang di buka Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sungai Penuh.

Layanan bank sampah tersedia di dua lokasi. Warga bisa datang ke Lapangan Merdeka Kota Sungai Penuh.

Lokasi lainnya berada di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh.

Berbagai jenis sampah bernilai ekonomis dapat di setorkan. Di antaranya botol plastik, besi, kardus, buku, serta barang yang masih bisa didaur ulang.

Program ini sekaligus mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap sampah. Barang yang biasanya di buang ternyata masih memiliki nilai jual.

Sudah Berjalan Hampir Tiga Bulan

Petugas Bank Sampah DLH Kota Sungai Penuh, Dolizar, mengatakan layanan tersebut sudah berjalan hampir tiga bulan.

“Bank sampah ini sudah 3 Bulan di Bulan,tapi belum di resmikan,namun sudah beroperasi melayani warga,”Kata Petugas Bank Sampah DLH Kota Sungai Penuh, Dolizar,Kamis 10 September 2026.

Menurutnya, program bank sampah memiliki tujuan ganda. Selain mengurangi timbunan sampah, program ini mendorong warga lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.

Warga juga mendapat keuntungan dari sampah yang mereka kumpulkan.

Sampah yang disetorkan akan di hargai sesuai jenisnya. Harga tersebut mengikuti kondisi pasar.

Untuk kardus, misalnya, harganya sekitar Rp1.000 per kilogram.

Sementara itu, buku di hargai sekitar Rp700 per kilogram. Botol plastik memiliki nilai jual lebih tinggi, yakni sekitar Rp1.400 per kilogram.

Jenis sampah lainnya juga dapat di setorkan ke bank sampah.

Harga setiap jenis barang mengikuti ketentuan yang berlaku.

Sampah Di pilah, Lingkungan Lebih Bersih

Keberadaan bank sampah di harapkan bisa mendorong kebiasaan memilah sampah dari rumah.

Warga dapat memisahkan sampah sebelum membawanya ke lokasi bank sampah. Langkah sederhana ini dapat membantu mengurangi sampah yang masuk ke tempat pembuangan.

Program tersebut juga memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat.

Barang bekas yang sebelumnya di anggap tidak berguna kini dapat menghasilkan tambahan pendapatan.

DLH Kota Sungai Penuh berharap partisipasi masyarakat terus meningkat.

“Masyarakat bisa menukar sampah daur ulang,namun sampah yang akan di tukar harus sudah di pilah,”Ujarnya

Semakin banyak warga memilah sampah dari rumah, semakin besar pula manfaat program tersebut.

Bagi masyarakat, sampah bukan lagi sekadar persoalan kebersihan. Dengan pengelolaan yang tepat, sampah juga bisa menjadi sumber nilai ekonomi.

Program bank sampah pun menjadi salah satu langkah untuk menciptakan Kota Sungai Penuh yang lebih bersih sekaligus membuka peluang tambahan penghasilan bagi warga.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *