AS Jual Senjata Besar-besaran Pada Israel

AS Jual Senjata Besar-besaran Pada Israel

Israel diizinkan membeli senjata dari Amerika Serikat (AS), termasuk helikopter Apache. (AP Photo/Mark Schiefelbein, File)

INDOSBERITA.ID.WASHINGTON – Amerika Serikat (AS) menyetujui penjualan senjata senilai US$ 6,67 miliar (sekitar Rp 110,7 triliun) kepada Israel, di tengah gencatan senjata yang terjadi selama konflik berskala besar di Jalur Gaza, Palestina. Pengumuman ini disampaikan Departemen Luar Negeri AS pada Jumat (30/1/2026).

Penjualan tersebut mencakup 30 unit helikopter serang Apache senilai US$ 3,8 miliar serta kendaraan tempur infanteri senilai US$ 1,98 miliar. Helikopter Apache akan diproduksi oleh perusahaan Amerika, Boeing dan Lockheed Martin.

“AS berkomitmen terhadap keamanan Israel, dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap,” bunyi pernyataan resmi Departemen Luar Negeri AS.

Namun, penjualan ini menuai kritik tajam dari komunitas internasional. Mengutip Associated Press, helikopter Apache telah digunakan militer Israel dalam serangan terhadap warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat. Seorang pejabat kesehatan Gaza melaporkan setidaknya 71.662 orang tewas akibat serangan Israel di wilayah tersebut.

Departemen Luar Negeri AS menegaskan, “Penjualan senjata yang diusulkan ini sesuai dengan tujuan tersebut.” Selama ini, AS dikenal rutin mengirimkan bantuan militer senilai miliaran dolar ke Israel, sebagian besar sebagai bentuk bantuan daripada penjualan komersial.

Sementara itu, kelompok hak asasi manusia dan beberapa pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berulang kali menyerukan agar AS menghentikan pengiriman senjata ke Israel. Mereka menilai pasokan senjata tersebut memperkuat kemampuan militer Israel untuk melakukan tindakan yang berpotensi digolongkan sebagai genosida di Gaza.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *