Anak Sering Tantrum, Gentle Parenting Disebut Efektif Bangun Mental dan Emosi Anak

Anak Sering Tantrum, Gentle Parenting Disebut Efektif Bangun Mental dan Emosi Anak

Ilustrasi Cara Berbicara dengan Anak Perempuan agar Kepercayaan Dirinya Meningkat/Foto: Getty Images/charnsitr

INDOSBERITA.ID.JAKARTA – Menjadi orang tua bukanlah hal yang mudah. Saat anak tantrum, apalagi ketika sedang terburu-buru, banyak orang tua yang sulit menahan emosi. Karena itu, kini semakin banyak keluarga mulai menerapkan gentle parenting sebagai pola asuh yang lebih mengutamakan komunikasi dan empati.

Mengutip penjelasan dokter spesialis anak Dr. Karen Estrella, gentle parenting merupakan pola asuh yang berlandaskan empat prinsip, yaitu empati, rasa hormat, pengertian, dan batasan yang sehat.

Berbeda dengan pola asuh yang mengandalkan hukuman atau hadiah, gentle parenting mengajak orang tua membantu anak memahami alasan mengapa suatu perilaku di anggap salah. Tujuannya agar anak belajar bertanggung jawab atas tindakannya, bukan sekadar patuh karena takut.

Pola asuh ini juga mengajarkan anak mengenali emosi sendiri dan memahami perasaan orang lain. Orang tua di dorong untuk berdiskusi dengan anak ketika menghadapi masalah, sekaligus membantu mereka mencari solusi yang tepat.

Meski memiliki banyak manfaat, gentle parenting membutuhkan kesabaran dan konsistensi. Orang tua perlu meluangkan waktu untuk mendengarkan, berkomunikasi, dan memahami sudut pandang anak.

Namun, gentle parenting bukan berarti membiarkan anak bebas melakukan apa saja. Orang tua tetap menerapkan aturan yang jelas, tetapi menyampaikannya dengan cara yang tenang, penuh empati, dan mudah di pahami.

Dengan pendekatan tersebut, gentle parenting di nilai mampu membantu membangun hubungan yang lebih erat antara orang tua dan anak, sekaligus mendukung perkembangan emosional anak secara sehat.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *