AFTECH Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusi Keuangan di Usia Satu Dekade

AFTECH Tegaskan Komitmen Perkuat Inklusi Keuangan di Usia Satu Dekade

Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir (kiri). Foto: dok AFTECH.

INDOSBERITA.ID JAKARTA – Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH) menandai 10 tahun kiprahnya dengan menegaskan kembali komitmen industri teknologi finansial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Fokus utama diarahkan pada perluasan inklusi keuangan serta peningkatan literasi digital masyarakat.

Ketua Umum AFTECH Pandu Sjahrir menyampaikan bahwa fintech memiliki peran penting dalam membuka akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor produktif lainnya. Menurutnya, pemanfaatan inovasi digital perlu diarahkan agar berdampak nyata pada kegiatan ekonomi masyarakat.

“Teknologi finansial harus menjadi jembatan agar layanan keuangan semakin mudah diakses dan memberi nilai tambah bagi pelaku usaha,” ujar Pandu dalam peringatan satu dekade AFTECH.

Ia menekankan, pertumbuhan industri fintech tidak boleh hanya mengejar ekspansi bisnis dan inovasi produk. Aspek perlindungan konsumen, transparansi, serta penguatan kepercayaan publik juga menjadi fondasi penting agar ekosistem tetap sehat dan berkelanjutan.

Selama sepuluh tahun terakhir, AFTECH berperan sebagai forum kolaborasi antara pelaku industri, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan. Organisasi ini menaungi beragam model bisnis, mulai dari sistem pembayaran digital, layanan pinjaman daring, hingga inovasi keuangan berbasis teknologi lainnya.

Dalam rangka memperkuat edukasi publik, AFTECH bersama salah satu penyedia layanan pinjaman digital meluncurkan Chatpindar.com. Platform berbasis kecerdasan buatan tersebut dirancang sebagai sarana interaktif untuk memberikan informasi seputar pinjaman daring.

Melalui fitur percakapan digital, pengguna dapat mengakses penjelasan mengenai ciri-ciri platform berizin, risiko pinjaman ilegal, dampak gagal bayar, hingga simulasi perhitungan limit dan tenor pinjaman. Layanan ini diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh edukasi keuangan kapan saja.

AFTECH menilai pendekatan edukasi berbasis teknologi percakapan menjadi langkah inovatif untuk menjangkau masyarakat lebih luas. Ke depan, asosiasi berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor agar perkembangan fintech sejalan dengan peningkatan literasi serta keamanan pengguna.

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *