Pemkab Muaro Jambi Tetapkan 3 Besar Hasil Lelang Jabatan Kepala Dinas 2025

Photo Ilustrasi
INDOSBERITA.ID.MUARO JAMBI – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi resmi merilis hasil Seleksi Terbuka untuk Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Tahun 2025.
Dari hasil pengumuman yang di sampaikan oleh panitia seleksi,telah menetapkan tiga kandidat terbaik untuk masing-masing jabatan yang di lamar di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.
Penetapan tiga besar peserta lelang terbaik ini,berdasarkan berdasarkan Berita Acara Nomor BA.012/Pansel.JPT/Muaro Jambi/2025 tertanggal 30 Desember 2025. Penilaian dilakukan secara objektif dengan merujuk pada skor tertinggi dari seluruh tahapan seleksi.
Sebanyak 10 jabatan pimpinan tinggi pratama diperebutkan, mencakup sektor pendidikan, kesehatan, penegakan peraturan daerah, pengelolaan keuangan, hingga perencanaan pembangunan.dikutip dari Jambi Independent
Beberapa hasil seleksi menonjol, antara lain:
-
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan: Kasful Iman unggul dengan skor 79,20, disusul Joni Erlintas (76,01) dan Azhari (71,80).
-
Kepala Satpol PP: Razami meraih nilai tertinggi 73,87, diikuti Fahmi Julira (73,83) dan Arif Rahman Hakim (72,87).
-
Kepala Dinas PUPR: Anjar Prabowo menjadi peserta terbaik dengan nilai 80,16, disusul Puja Susanto (77,65) dan Ade Rhama Putra (77,11).
-
Inspektur Kabupaten Muaro Jambi: Aprisal mencatatkan skor tertinggi 82,91.
Sementara itu, pada jabatan Kepala BPKAD, Muhammad Farhan meraih posisi teratas dengan nilai 79,76. Kepala Bappeda dan Riset Inovasi Daerah ditempati Budi Setiawan (80,07), Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Arian Safutra (80,51), Kepala BKPSDM Billy Adhitya (80,64), dan Kepala Dinas Kesehatan Aang Hambali (79,52).
Seluruh hasil seleksi ini kini akan diserahkan kepada Pejabat Pembina Kepegawaian untuk penetapan pejabat definitif dan dilanjutkan ke tahapan administratif sesuai aturan yang berlaku.
Dengan diumumkannya tiga besar setiap jabatan, Pemkab Muaro Jambi berharap proses pengisian posisi strategis ini berjalan transparan, objektif, dan menghasilkan pemimpin yang kompeten untuk mendukung pembangunan daerah.




